Subsidi Transportasi di Jakarta Dipangkas, Tarif Bus Transjakarta Naik 2026?
Rabu, 05 November 2025 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Politikus PKS itu menyebut meski ada pemangkasan subsidi transportasi, tarif layanan Transjakarta belum diputuskan untuk naik. Semua menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan tetap memperhatikan kajian ability to pay/willingness to pay (ATP/WTP) sebagai dasar penetapan tarif baru.
"Jadi, memang ada pengurangan subsidi, kita geser-geser, tapi tarif Transjakarta tidak naik, belum naik ya. Nanti mungkin di tahun depan baru kita nunggu gubernur kapan saat yang tepat untuk menaikkan. Total PSO awalnya kan Rp6 triliun. Kalau yang Transjakarta Rp3,9 triliun. Kelihatannya akan naik, gubernur sedang menunggu saat yang tepat. Kita juga lihat dulu kajian ability to pay, kemampuan bayar masyarakat, dan willingness to pay, kemauan. Jadi kalau kajiannya sudah lengkap baru kita naikkan," paparnya.
Sebelumnya, Pramono Anung mengatakan, usulan penyesuaian tarif Transjakarta telah masuk dalam kisaran Rp5.000-Rp7.000. Namun, angka finalnya belum ada keputusan dan akan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.
"Maka dengan hal-hal seperti itulah saya mengambil keputusan dan saya juga mendengar rata-rata mereka mengusulkan, di media saya itu antara Rp5.000 sampai Rp7.000, rata-rata. Tetapi kami akan memutuskan sesuai dengan nanti apa yang menjadi kemampuan masyarakat," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/10/2025).
"Jadi, memang ada pengurangan subsidi, kita geser-geser, tapi tarif Transjakarta tidak naik, belum naik ya. Nanti mungkin di tahun depan baru kita nunggu gubernur kapan saat yang tepat untuk menaikkan. Total PSO awalnya kan Rp6 triliun. Kalau yang Transjakarta Rp3,9 triliun. Kelihatannya akan naik, gubernur sedang menunggu saat yang tepat. Kita juga lihat dulu kajian ability to pay, kemampuan bayar masyarakat, dan willingness to pay, kemauan. Jadi kalau kajiannya sudah lengkap baru kita naikkan," paparnya.
Sebelumnya, Pramono Anung mengatakan, usulan penyesuaian tarif Transjakarta telah masuk dalam kisaran Rp5.000-Rp7.000. Namun, angka finalnya belum ada keputusan dan akan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.
"Maka dengan hal-hal seperti itulah saya mengambil keputusan dan saya juga mendengar rata-rata mereka mengusulkan, di media saya itu antara Rp5.000 sampai Rp7.000, rata-rata. Tetapi kami akan memutuskan sesuai dengan nanti apa yang menjadi kemampuan masyarakat," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/10/2025).
(jon)
Lihat Juga :