Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Selasa, 04 November 2025 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, dia meninggalkan kampungnya untuk melanjutkan pendidikan di MA Tembilahan. Beberapa caturwulan di MA Tembilahan, Wahid kakak sepupunya untuk mondok di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di daerah Lasi Tuo, Kecamatan Ampek Angkek Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Selanjutnya, dia kuliah S-1 Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam di IAIN SUSKA Riau atau Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau dan lulus pada 2004.
Ketika kuliah di sana, Wahid mulai terjun ke dunia politik dengan menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia mulai aktif dalam dunia politik sejak awal 2000-an.
Kemudian, dia melanjutkan kuliah S-2 Ilmu Politik dan meraih gelar Magister Sains dari Universitas Riau pada 2021. Wahid pernah selama dua periode menjabat Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Riau, periode 2002–2004 dan 2004–2009.
Wahid juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 2002–2003. Jabatan politik lain yang pernah dia emban adalah Sekretaris Dewan Tanfidz DPW PKB Riau pada 2006–2011.
Setelah itu, dia dipercaya sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau sejak 2011. Sebelum menjadi Gubernur Riau, Wahid merupakan anggota DPRD.
Selanjutnya, dia kuliah S-1 Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam di IAIN SUSKA Riau atau Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau dan lulus pada 2004.
Ketika kuliah di sana, Wahid mulai terjun ke dunia politik dengan menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia mulai aktif dalam dunia politik sejak awal 2000-an.
Kemudian, dia melanjutkan kuliah S-2 Ilmu Politik dan meraih gelar Magister Sains dari Universitas Riau pada 2021. Wahid pernah selama dua periode menjabat Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Riau, periode 2002–2004 dan 2004–2009.
Wahid juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 2002–2003. Jabatan politik lain yang pernah dia emban adalah Sekretaris Dewan Tanfidz DPW PKB Riau pada 2006–2011.
Setelah itu, dia dipercaya sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau sejak 2011. Sebelum menjadi Gubernur Riau, Wahid merupakan anggota DPRD.
Lihat Juga :