BNPT Dorong Siswa Banyumas Jadi Duta Toleransi Digital
Sabtu, 01 November 2025 - 22:54 WIB
loading...
A
A
A
"Kerusuhan yang melibatkan pelajar menjadi perhatian kami. Kami harus memberikan ruang untuk dialog, agar siswa lebih memahami pentingnya kebersamaan, persatuan, dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari," ujar Yanuar.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda adalah kekuatan strategis bangsa, bukan hanya karena jumlahnya yang besar, tetapi juga karena mereka adalah digital natives yang tumbuh dan berkembang dengan teknologi. "Kreativitas dan inovasi mereka sangat tinggi, namun harus diimbangi dengan kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi, agar tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri dan bangsa," lanjutnya.
Dialog Kebangsaan yang diadakan di Banyumas ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan moderasi. Dengan pendekatan yang holistik ini, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, bijaksana, dan berkarakter kebangsaan yang kuat. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga keutuhan Indonesia di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang.
Ke depan, dialog-dialog seperti ini diharapkan dapat terus digelar untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mempererat hubungan antargenerasi muda, menjaga Indonesia tetap kuat dalam keberagaman.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda adalah kekuatan strategis bangsa, bukan hanya karena jumlahnya yang besar, tetapi juga karena mereka adalah digital natives yang tumbuh dan berkembang dengan teknologi. "Kreativitas dan inovasi mereka sangat tinggi, namun harus diimbangi dengan kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi, agar tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri dan bangsa," lanjutnya.
Dialog Kebangsaan yang diadakan di Banyumas ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan moderasi. Dengan pendekatan yang holistik ini, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, bijaksana, dan berkarakter kebangsaan yang kuat. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga keutuhan Indonesia di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang.
Ke depan, dialog-dialog seperti ini diharapkan dapat terus digelar untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mempererat hubungan antargenerasi muda, menjaga Indonesia tetap kuat dalam keberagaman.
(abd)
Lihat Juga :