Ketua KPK Temui Sultan Hamengkubuwono X di Yogyakarta Bahas Hakordia 2025
Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:34 WIB
loading...
Ketua KPK Setyo Budiyanto bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X membahas Hakordia 2025. Foto/SindoNews.
A
A
A
YOGYAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Setyo Budiyanto bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pertemuan itu digelar di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Adapun pertemuan Setyo dengan Sri Sultan Hamengkubuwono berkaitan dengan acara Hari Peringatan Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Sebab peringatan Hakordia tahun ini akan dilaksanakan di Yogyakarta.
"(Pertemuan) dalam rangka persiapan awal rencana peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 9 Desember," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (28/10/2025).
Budi menjelaskan Yogyakarta dipilih menjadi tempat Hakordia lantaran kota itu dikenal dengan Kota Pendidikan dan budaya. Hal ini selaras dengan upaya KPK melakukan pemberantasan korupsi melalui jalur pencegahan.
Baca juga: 5 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency, Indonesia Urutan Berapa?
"Mengingat Yogya sebagai kota pendidikan, kota budaya, selaras dengan upaya-upaya pemberantasan korupsi khususnya melalui lajur pencegahan dan pendidikan, yang juga masuk ke dalam ruang-ruang pendidikan dan budayas," jelas Budi.
Adapun, Yogyakarta juga dinilai merupakan Pemerintah Daerah yang memiliki tata kelola yang baik. Dengan demikian, harapannya ialah pemerintah daerah lain mencontoh Yogyakarta dalam mengelola tata pemerintahannya. “Harapannya juga menjadi salah satu rujukan daerah lain untuk melakukan improvement," tutur Budi.
"Di mana KPK melalui fungsi koordinasi-supervisi terus melakukan pendampingan dan pengawasan kepada seluruh pemerintah daerah. Pun melalui Survei Penilaian Integritas (SPI), dengan memberikan rekomendasi perbaikan atas temuan-temuan risiko terjadinya korupsi pada suatu institusi," sambungnya.
Adapun pertemuan Setyo dengan Sri Sultan Hamengkubuwono berkaitan dengan acara Hari Peringatan Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Sebab peringatan Hakordia tahun ini akan dilaksanakan di Yogyakarta.
"(Pertemuan) dalam rangka persiapan awal rencana peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 9 Desember," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (28/10/2025).
Budi menjelaskan Yogyakarta dipilih menjadi tempat Hakordia lantaran kota itu dikenal dengan Kota Pendidikan dan budaya. Hal ini selaras dengan upaya KPK melakukan pemberantasan korupsi melalui jalur pencegahan.
Baca juga: 5 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency, Indonesia Urutan Berapa?
"Mengingat Yogya sebagai kota pendidikan, kota budaya, selaras dengan upaya-upaya pemberantasan korupsi khususnya melalui lajur pencegahan dan pendidikan, yang juga masuk ke dalam ruang-ruang pendidikan dan budayas," jelas Budi.
Adapun, Yogyakarta juga dinilai merupakan Pemerintah Daerah yang memiliki tata kelola yang baik. Dengan demikian, harapannya ialah pemerintah daerah lain mencontoh Yogyakarta dalam mengelola tata pemerintahannya. “Harapannya juga menjadi salah satu rujukan daerah lain untuk melakukan improvement," tutur Budi.
"Di mana KPK melalui fungsi koordinasi-supervisi terus melakukan pendampingan dan pengawasan kepada seluruh pemerintah daerah. Pun melalui Survei Penilaian Integritas (SPI), dengan memberikan rekomendasi perbaikan atas temuan-temuan risiko terjadinya korupsi pada suatu institusi," sambungnya.
(cip)
Lihat Juga :