Sinergi Kemenpar-FKD MPU Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Rabu, 22 Oktober 2025 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Asisten Deputi Management Strategis Kementerian Pariwisata, Dr I Gusti Ayu Dewi Hendriyani menuturkan, pihaknya sudah memiliki garis besar dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia hingga tahun 2045.
Baca juga: Lupakan Pil, Dokter Swedia Mulai Resepkan Traveling untuk Penyebuhan Penyakit
Akan tetapi yang paling penting dan utama saat ini yakni terkait target yang akan dilakukan hingga 2029 mendatang. Ada sejumlah agenda yang sangat vital dalam memuluskan target empat tahun ke depan.
"Dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025 - 2029, pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang jadi prioritas," terangnya dikutip Rabu (22/10/2025).
Dalam rancangan itu, kata dia, sasaran pembangunan pariwisata ke depannya dengan meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Sejumlah strategi pun dilaksanakan, mulai dari meningkatkan kelembagaan dan tata kelola destinasi, meningkatkan industri dan rantai pasok inklusif, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), kesiapan destinasi meghadapi resiko serta dari aspek promosi yang berkelanjutan.
Selain itu mulai dilakukan pembangunan infrastruktur pariwisata hijau yang memadai.
Baca juga: Lupakan Pil, Dokter Swedia Mulai Resepkan Traveling untuk Penyebuhan Penyakit
Akan tetapi yang paling penting dan utama saat ini yakni terkait target yang akan dilakukan hingga 2029 mendatang. Ada sejumlah agenda yang sangat vital dalam memuluskan target empat tahun ke depan.
"Dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025 - 2029, pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang jadi prioritas," terangnya dikutip Rabu (22/10/2025).
Dalam rancangan itu, kata dia, sasaran pembangunan pariwisata ke depannya dengan meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Sejumlah strategi pun dilaksanakan, mulai dari meningkatkan kelembagaan dan tata kelola destinasi, meningkatkan industri dan rantai pasok inklusif, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), kesiapan destinasi meghadapi resiko serta dari aspek promosi yang berkelanjutan.
Selain itu mulai dilakukan pembangunan infrastruktur pariwisata hijau yang memadai.
Lihat Juga :