Laskar Hizbullah Kiai dan Santri Jadi Pasukan Cadangan di Pertempuran Surabaya 10 November

Rabu, 22 Oktober 2025 - 06:24 WIB
loading...
Laskar Hizbullah Kiai...
Gabungan tokoh agama Islam dan santri dalam pasukan Laskar Hizbullah menjadi satu sekian pasukan di medan peperangan. Pasukan ini turut berperang mempertahankan kemerdekaan di Surabaya pada 10 November 1945. Foto: Ist
A A A
MALANG - Gabungan tokoh agama Islam dan santri dalam pasukan Laskar Hizbullah menjadi satu sekian pasukan di medan peperangan. Pasukan ini turut berperang mempertahankan kemerdekaan di Surabaya pada 10 November 1945 yang diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Di bawah komando KH Masjkur, pasukan santri dan kiai berangkat dari Malang ke Surabaya untuk membantu masyarakat Surabaya berjuang melawan Belanda dan tentara sekutu merebut Kota Surabaya. Tak hanya datang dari Malang saja, beberapa santri dan tokoh agama datang dari berbagai wilayah di sekitar Malang.

Baca juga: Kisah KH Ma’mun Nawawi, Guru Para Pejuang dan Penggembleng Laskar Hizbullah di Bekasi

Pemerhati sejarah Malang Agung H Buana mengatakan, sosok pemimpin pasukan KH Masjkur merupakan tokoh agama sekaligus satu dari ratusan orang yang mengenyam pendidikan militer menjadi pasukan cadangan dari PETA semasa penjajahan Jepang.

Pasukan cadangan yang dinamakan Hizbullah ini memang seluruhnya beranggotakan muslim yang dilatih tentara Jepang dan PETA di Cibarusah yang sekarang masuk Bekasi.

"Jadi pemerintah Jepang itu membentuk tentara PETA untuk membantu mereka dalam menghadapi perang dunia ke-2 menghadapi sekutu. Laskar Hizbullah itu penempatannya sebagai pasukan cadangan, karena permintaan dari para ulama sehingga tokoh-tokoh Islam waktu itu kurang lebih 500 orang dilatih di bawah tentara Jepang dan PETA," ujar Agung ditemui di Kota Malang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Rekomendasi
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved