Tata Rumah Lebih Rapi, Program Prisma Umat Disambut Antusias Warga Tangerang
Senin, 20 Oktober 2025 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
"Senang didatangi langsung ke rumah karena saya juga baru tahu cara menyusun sepatu-sepatu agar terlihat rapi dan menarik di rak. Saya ingin rumah ini bisa lebih rapi dan tentu lebih enak dan nyaman ditinggali," kata ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan usaha jualan bubur dan gorengan tersebut.
Pembina YKEI, Melly Kiong menjelaskan, para peserta adalah orang-orang terpilih hasil seleksi dari YKEI bersama penyuluh Ditjen Bimas Buddha di Kabupaten Tangerang. Untuk tahap rintisan, program ini awalnya menyasar 18 warga. Setelah diseleksi, akhirnya terpilih lima warga. Program Prisma Umat merupakan akronim dari Produktif, Integrasi, Sinergi, Mandiri, dan Akuntabel.
"Program ini diawali dengan membangun mindset dan kesadaran diri warga untuk mau berubah menuju kehidupan menjadi lebih baik. Sebagai pondasi, mereka kita ajak berubah dari lingkungan terdekat, yakni di rumah masing-masing. Setelah karakter baru terbentuk, mereka kita dorong untuk memberdayakan diri, termasuk dalam soal ekonominya," kata Melly.
Melly menilai, antusiasme warga untuk mengikuti Program Prisma Umat #BebenahBerkarakter sangat tinggi. Dia berharap, warga semakin serius untuk melakukan perubahan diri selama masa pemantauan, yakni 21 hari. Untuk mengawal proses berbenah ini, pihaknya bersama penyuluh agama Buddha akan membuat grup di tiap peserta. Dari grup ini, peserta nantinya juga akan dilihat apa saja jenis pemberdayaan ekonomi yang bisa dijalankan.
Pembina YKEI, Melly Kiong menjelaskan, para peserta adalah orang-orang terpilih hasil seleksi dari YKEI bersama penyuluh Ditjen Bimas Buddha di Kabupaten Tangerang. Untuk tahap rintisan, program ini awalnya menyasar 18 warga. Setelah diseleksi, akhirnya terpilih lima warga. Program Prisma Umat merupakan akronim dari Produktif, Integrasi, Sinergi, Mandiri, dan Akuntabel.
"Program ini diawali dengan membangun mindset dan kesadaran diri warga untuk mau berubah menuju kehidupan menjadi lebih baik. Sebagai pondasi, mereka kita ajak berubah dari lingkungan terdekat, yakni di rumah masing-masing. Setelah karakter baru terbentuk, mereka kita dorong untuk memberdayakan diri, termasuk dalam soal ekonominya," kata Melly.
Melly menilai, antusiasme warga untuk mengikuti Program Prisma Umat #BebenahBerkarakter sangat tinggi. Dia berharap, warga semakin serius untuk melakukan perubahan diri selama masa pemantauan, yakni 21 hari. Untuk mengawal proses berbenah ini, pihaknya bersama penyuluh agama Buddha akan membuat grup di tiap peserta. Dari grup ini, peserta nantinya juga akan dilihat apa saja jenis pemberdayaan ekonomi yang bisa dijalankan.
(abd)
Lihat Juga :