KemenHAM Gelar Kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Pelajar SMA di Sumba Timur
Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
“Kami ingin memastikan bahwa semangat Indonesia Emas 2045 tidak hanya hidup di kota-kota besar, tapi juga tumbuh dari wilayah-wilayah yang kaya akan kearifan lokal seperti Sumba. Pelajar di sini memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan,” ujar Stanislaus dalam sambutannya.
Kegiatan ini dirancang secara interaktif melalui seminar, lokakarya, dan simulasi penyelesaian konflik berbasis HAM yang kerap terjadi di lingkungan pelajar. Selain itu, para siswa juga diajak untuk berdialog tentang isu-isu sosial seperti perundungan, kekerasan berbasis gender, diskriminasi, serta pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman etnis dan budaya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia Ratih Ekarini Savitri menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata bahwa negara ada dan hadir dalam melaksanakan tugas penguatan pemahaman HAM sejak usia dini.
“Dengan menanamkan nilai HAM sejak sekolah, kita sedang menyiapkan generasi 2045 yang memiliki integritas, menjunjung tinggi keadilan, dan mampu menghargai perbedaan,” tegasnya.
Para peserta baik siswa dan siswi SMA N 1 Waingapu, SMA N 2 Waingapu dan SMA N 1 Pandawai mengaku sangat senang sekaligus bangga karena bisa mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini dirancang secara interaktif melalui seminar, lokakarya, dan simulasi penyelesaian konflik berbasis HAM yang kerap terjadi di lingkungan pelajar. Selain itu, para siswa juga diajak untuk berdialog tentang isu-isu sosial seperti perundungan, kekerasan berbasis gender, diskriminasi, serta pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman etnis dan budaya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia Ratih Ekarini Savitri menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata bahwa negara ada dan hadir dalam melaksanakan tugas penguatan pemahaman HAM sejak usia dini.
“Dengan menanamkan nilai HAM sejak sekolah, kita sedang menyiapkan generasi 2045 yang memiliki integritas, menjunjung tinggi keadilan, dan mampu menghargai perbedaan,” tegasnya.
Para peserta baik siswa dan siswi SMA N 1 Waingapu, SMA N 2 Waingapu dan SMA N 1 Pandawai mengaku sangat senang sekaligus bangga karena bisa mengikuti kegiatan tersebut.
Lihat Juga :