Kuatkan Hilirisasi, BUMD DKI Perluas Bisnis Sapi dan Produk Daging
Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Upaya pengembangan produk olahan ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan profit Dharma Jaya ke depan. Pihaknya akan terus beradaptasi dengan tren dan kebutuhan pasar.
Dengan dua strategi utama, ekspansi penggemukan sapi dan pengembangan industri olahan, Dharma Jaya menargetkan posisi yang lebih kuat sebagai BUMD pangan strategis DKI Jakarta.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta Suharini Eliawati menyambut positif langkah strategis yang dilakukan Perumda Dharma Jaya. Ekspansi usaha penggemukan sapi dan pengembangan produk olahan daging merupakan bentuk nyata dari hilirisasi sektor pangan yang sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Upaya ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Dharma Jaya dalam berinovasi dan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar yang dinamis,” katanya.
Eli menilai strategi hilirisasi yang dijalankan Dharma Jaya mampu memberikan dampak ganda baik secara ekonomi maupun sosial. Selain membuka peluang peningkatan pendapatan perusahaan, langkah ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan memperluas rantai nilai industri pangan di Jakarta.
Dengan dua strategi utama, ekspansi penggemukan sapi dan pengembangan industri olahan, Dharma Jaya menargetkan posisi yang lebih kuat sebagai BUMD pangan strategis DKI Jakarta.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta Suharini Eliawati menyambut positif langkah strategis yang dilakukan Perumda Dharma Jaya. Ekspansi usaha penggemukan sapi dan pengembangan produk olahan daging merupakan bentuk nyata dari hilirisasi sektor pangan yang sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Upaya ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Dharma Jaya dalam berinovasi dan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar yang dinamis,” katanya.
Eli menilai strategi hilirisasi yang dijalankan Dharma Jaya mampu memberikan dampak ganda baik secara ekonomi maupun sosial. Selain membuka peluang peningkatan pendapatan perusahaan, langkah ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan memperluas rantai nilai industri pangan di Jakarta.
(jon)
Lihat Juga :