Pelatihan Bikin Biochar, Petani Sawit Banjar Lepas Ketergantungan Pupuk Kimia
Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Untuk pembuatan biochar ini, kata Abdul Basit, di daerah ini ada pabrik kelapa sawit milik PT Palmina. Pengurus KUD maupun pihak kecamatan ataupun desa bisa berkoordinasi dengan PT Palmina untuk mendapatkan tandan kosong sawit sebagai bahan baku pembuatan biochar.
Dia mengatakan kegiatan ini sangat mendukung perkebunan berkelanjutan di Kabupaten Banjar. “Ini akan sangat mendukung petani dalam pemeliharaan kebun kelapa sawitnya. Apalagi didukung oleh BPDP yang memiliki banyak program untuk perkebunan kelapa sawit,” terangnya. Baca juga: PT RPN dan BPDP Gelar Pelatihan Tingkatkan Keterampilan Petani Sawit di Labusel
Saat ini, katanya, pupuk kimia sangat mahal. Inovasi pembuatan biochar dari tankos sawit ini dapat membantu petani dalam menghadapi problem mahalnya harga pupuk kimia.
Ketua Aspekpir Kalimantan Selatan Jayadi mengajak kepada para peserta pelatihan agar mempraktikkan pelatihan ini dengan membuat Biochar secara mandiri. "Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat sebaiknya diaplikasikan. Sayang kalau tidak dipraktekkan," katanya.
Kegiatan ini, Aspekpir menggandeng akademisi dan praktisi yakni M Mirza Arif Zainal dari Yayasan Agathis Dammara Karbon, dan praktisi biochar Arif Firmansyah yang juga Direktur PT Perfekta Lintas Semesta.
Dia mengatakan kegiatan ini sangat mendukung perkebunan berkelanjutan di Kabupaten Banjar. “Ini akan sangat mendukung petani dalam pemeliharaan kebun kelapa sawitnya. Apalagi didukung oleh BPDP yang memiliki banyak program untuk perkebunan kelapa sawit,” terangnya. Baca juga: PT RPN dan BPDP Gelar Pelatihan Tingkatkan Keterampilan Petani Sawit di Labusel
Saat ini, katanya, pupuk kimia sangat mahal. Inovasi pembuatan biochar dari tankos sawit ini dapat membantu petani dalam menghadapi problem mahalnya harga pupuk kimia.
Ketua Aspekpir Kalimantan Selatan Jayadi mengajak kepada para peserta pelatihan agar mempraktikkan pelatihan ini dengan membuat Biochar secara mandiri. "Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat sebaiknya diaplikasikan. Sayang kalau tidak dipraktekkan," katanya.
Kegiatan ini, Aspekpir menggandeng akademisi dan praktisi yakni M Mirza Arif Zainal dari Yayasan Agathis Dammara Karbon, dan praktisi biochar Arif Firmansyah yang juga Direktur PT Perfekta Lintas Semesta.
(poe)
Lihat Juga :