501 Kasus OTG COVID-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi
Senin, 04 Mei 2020 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Hal tersebut bisa menjadi potensi terjadinya sumber penyebaran baru wabah Corona ini. Salah satu kekhawatiran utama seputar COVID-19 adalah virus tersebut lebih mudah menyebar. (Baca juga; Antisipasi Persebaran COVID-19, Atlet dan Pelatih Kabupaten Bekasi Ikuti Rapid Test )
Padahal di seluruh dunia, kata dia, tidak hanya Indonesia, negara-negara lebih fokus mengisolasi pasien yang menunjukkan gejala. Di sisi lain, bahwa orang yang terinfeksi hanya menunjukkan gejala ringan atau tidak sama sekali.
Terhitung sampai Senin (4/5/2020), warga Kabupaten Bekasi yang terkonfimasi positif Corona mencapai 88 orang. Rinciannya, 42 sembuh, 10 meninggal, 12 dirawat di rumah sakit, dan 24 orang isolasi mandiri. Sedangkan PDP sebanyak 793 orang.
Namun, warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.788 orang dengan rincian 2.363 selesai pemantauan dan 425 orang dalam pemantauan."Angka persebaran di Kabupaten Bekasi cenderung flat tidak begitu naik signifikan," tukasnya.
Padahal di seluruh dunia, kata dia, tidak hanya Indonesia, negara-negara lebih fokus mengisolasi pasien yang menunjukkan gejala. Di sisi lain, bahwa orang yang terinfeksi hanya menunjukkan gejala ringan atau tidak sama sekali.
Terhitung sampai Senin (4/5/2020), warga Kabupaten Bekasi yang terkonfimasi positif Corona mencapai 88 orang. Rinciannya, 42 sembuh, 10 meninggal, 12 dirawat di rumah sakit, dan 24 orang isolasi mandiri. Sedangkan PDP sebanyak 793 orang.
Namun, warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.788 orang dengan rincian 2.363 selesai pemantauan dan 425 orang dalam pemantauan."Angka persebaran di Kabupaten Bekasi cenderung flat tidak begitu naik signifikan," tukasnya.
(wib)
Lihat Juga :