Bupati Bekasi Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:35 WIB
loading...
Bupati Bekasi Lantik...
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang melantik dua direksi dan dua dewan pengawas Perumda Tirta Bhagasasi. Foto/istimewa
A A A
BEKASI - Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang melantik dua direksi dan dua dewan pengawas Perumda Tirta Bhagasasi untuk melengkapi kekosongan jabatan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pelantikan berlangsung di Cikarang, Bekasi, pada Selasa (14/10/2025).

Mereka yang diambil sumpah jabatan masing-masing Rika Nursantika sebagai Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husin menjabat Direktur Umum serta Bagas Sugeng Triyanto dan Romli Romliandi selaku anggota dewan pengawas.

"Semoga bisa bersinergi dengan Pak Dirut untuk memajukan Perumda Tirta Bagasasi. Setelah beberapa tahapan pengisian, sekarang sudah lengkap sesuai aturan," kata Bupati Ade usai pelantikan.

Baca juga: Bupati Ade Kuswara Kunang Komitmen Bawa Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera

Dia menekankan jabatan tersebut bukan sekadar seremoni melainkan tanggung jawab besar yang diemban segenap jajaran direksi serta dewan pengawas untuk mampu memperbaiki kinerja perusahaan di tengah beragam persoalan yang melanda BUMD milik Pemkab Bekasi tersebut.

Persoalan dimaksud meliputi neraca keuangan perusahaan, optimalisasi cakupan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi hingga permasalahan non teknis lain yang sedang dihadapi.

Dirinya meminta jajaran direksi untuk segera menjalin sinergi guna merumuskan kajian, riset serta inovasi sesuai dengan jabatan yang diemban sekaligus mengesampingkan kepentingan pribadi di luar urusan perusahaan.

Baca juga: Perumda Tirta Bhagasasi Jajaki Kerja Sama Bangun Jaringan Pipa di Bekasi

"Jangan sampai ada kepentingan-kepentingan pribadi di luar sana. Direktur, direksi, dewan pengawas harus jadi telinga dan mata bupati. Kembangkan Tirta Bhagasasi. Yang belum baik diperbaiki, yang masih ada salah kita benahi. Jangan fokus kepada kepentingan pribadi ataupun kepentingan orang-orang yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Ia pun meyakini Perumda Tirta Bhagasasi mampu keluar dari semua persoalan yang sedang dihadapi dengan perbaikan bertahap untuk menuju perusahaan maju. Sehingga bisa berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah secara signifikan.

"Saya mengerti bahwa Tirta Bhagasasi memiliki persoalan yang harus diselesaikan. Namun setahun-dua tahun mendatang harus ada perbaikan. Jadi fokus saja, tingkatkan pendapatan sesuai bussiness plan dan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Luthfi Hasan mengatakan pengisian kekosongan jabatan ini penting untuk mengoptimalkan roda organisasi perusahaan dengan membantu tugas-tugas direksi dan pengawas sesuai fungsi masing-masing.

"PR (pekerjaan rumah) luar biasa, kalau direksi tidak lengkap jadi kurang terarah. Sekarang sudah lengkap, mudah-mudahan mampu menjawab tantangan demi tantangan ke depan," katanya.

Menurut dia perbaikan terfokus pada tata kelola, optimalisasi pelayanan kepada pelanggan hingga perluasan jaringan perpipaan melalui skema pendanaan pemerintah maupun kerja sama swasta.

"Tadi Pak Bupati juga menekankan soal loyalitas, seluruh dedikasi dicurahkan untuk perusahaan agar bagaimana perusahaan ini mampu bangkit, maju dan sejahtera. Pembangunan berkelanjutan demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat hingga ke pelosok-pelosok wilayah," sebutnya.

Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Rika Nursantika menegaskan komitmen untuk membantu tugas direktur utama dalam memajukan perusahaan dengan menjalankan tata kelola di bidang teknik.

"Fokus bidang teknik yang utama adalah persoalan tingkat kehilangan air yang tinggi, belum merata pelayanan dan intinya menunjang target pemerintah yaitu 100 persen SDGs (pembangunan berkelanjutan) di tahun 2030," katanya.

Saat ini Perumda Tirta Bhagasasi memiliki lebih dari 330.000 pelanggan dan menjadi perusahaan air bersih daerah terbesar di Jawa Barat dalam jumlah pelanggan. Namun cakupan pelayanan itu baru mencapai 32 persen. Oleh karena itu dibutuhkan kerja nyata untuk merealisasikan 100 persen cakupan pelayanan.

"Sesuai target SDGs 100 persen di 2030 maka perusahaan memiliki perencanaan bisnis di bidang pelayanan pelanggan. Proyeksi kami minimal tambah 15.000 pelanggan per tahun. Seluruh peluang akan kita optimalkan guna mendukung pencapaian tersebut, mulai penyertaan modal, usulan alokasi APBN hingga kerja sama badan usaha maupun swasta," ujar Rika.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tirta Bhagasasi Bekasi...
Tirta Bhagasasi Bekasi Perketat Akurasi Tagihan Air Bersih
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
Bapenda Kabupaten Bekasi...
Bapenda Kabupaten Bekasi Sebut Data PLN Cikarang Dukung Peningkatan Pelayanan Publik
Setoran Pajak PLN Tepat...
Setoran Pajak PLN Tepat Waktu, Pendapatan Pemkab Bekasi Makin Transparan
Evaluasi Kerja Sama...
Evaluasi Kerja Sama Air Curah, Soroti Aspek Keuntungan dan Kinerja
Tirta Bhagasasi Terapkan...
Tirta Bhagasasi Terapkan Efisiensi Energi, Layanan Air Bersih Dipastikan Tetap Jalan
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Reshuffle Kabinet Jilid...
Reshuffle Kabinet Jilid V: Dudung Jadi KSP, Qodari Kepala Bakom
KPK Panggil Istri Ono...
KPK Panggil Istri Ono Surono terkait Kasus Ade Kuswara
Rekomendasi
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved