Denny JA, UKI dan Komunitas Puisi Esai Hidupkan Kembali Teater Sekolah
Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
“Seni adalah doa yang menolak diam. Ketika seorang anak berdiri di atas panggung, ia sedang belajar menjadi manusia, bukan hanya yang pandai berpikir, tetapi yang sanggup merasakan,” ujarnya.
Dari sisi industri kreatif, Venantius Vladimir Ivan menilai teater sebagai wadah pembelajaran kehidupan yang utuh.
“Teater adalah seni kolektif. Ia melatih empati, kedisiplinan, dan kerja sama. Saat para siswa berlatih, berdebat, lalu tertawa bersama di panggung, di situlah mereka belajar lebih banyak tentang kehidupan daripada sekadar memenangkan lomba. Kami ingin membangun ekosistem seni sekolah yang hidup kembali, dengan standar profesional, tetapi tetap hangat dan manusiawi.”
Dalam semangat yang sama, Direktur Denny JA Foundation Nita Lusad menyampaikan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini.
Dia menyatakan, kegiatan ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan sosial dan kemanusiaan melalui seni pertunjukan.
"Teater dan puisi esai berpadu sebagai bentuk baru literasi yang hidup dan menggugah nurani. Kami berharap festival ini melahirkan semangat baru dalam dunia sastra dan memperkuat peran seni sebagai medium perubahan sosial yang positif,” pungkasnya.
Dari sisi industri kreatif, Venantius Vladimir Ivan menilai teater sebagai wadah pembelajaran kehidupan yang utuh.
“Teater adalah seni kolektif. Ia melatih empati, kedisiplinan, dan kerja sama. Saat para siswa berlatih, berdebat, lalu tertawa bersama di panggung, di situlah mereka belajar lebih banyak tentang kehidupan daripada sekadar memenangkan lomba. Kami ingin membangun ekosistem seni sekolah yang hidup kembali, dengan standar profesional, tetapi tetap hangat dan manusiawi.”
Dalam semangat yang sama, Direktur Denny JA Foundation Nita Lusad menyampaikan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini.
Dia menyatakan, kegiatan ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan sosial dan kemanusiaan melalui seni pertunjukan.
"Teater dan puisi esai berpadu sebagai bentuk baru literasi yang hidup dan menggugah nurani. Kami berharap festival ini melahirkan semangat baru dalam dunia sastra dan memperkuat peran seni sebagai medium perubahan sosial yang positif,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :