Anggota DPRD DKI Kenneth Nilai PSBB Total Hanya Akan Memperburuk Keadaan

Minggu, 13 September 2020 - 18:02 WIB
loading...
A A A
"Semua pihak saat ini sedang pelan-pelan menata kembali kondisi perekonomian, tapi dikejutkan dengan hal itu. Jika Kebijakan tersebut di jalankan sudah pasti akan menambah populasi PHK massal, dan angka kemiskinan di Jakarta semakin meningkat. Apakah pak Anies sudah memikirkan matang- matang terkait hal itu? Apakah sudah ada solusinya?" tanya Kent.

Kent juga meminta kepada Pemprov DKI Jakarta, agar lebih massif dalam mensosialisasikan bahayanya Covid-19 dan bahayanya mengindahkan protokol kesehatan, di sejumlah tempat ruang terbuka dan transportasi umum. DKI harus membuat imbauan secara massif kepada warga pengguna moda transportasi umum tentang bahaya Covid-19 dan harus wajib disiplin menaati protokol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

Kent juga minta hentikan semua iklan komersil di transportasi umum untuk sementara waktu. Bisa dirubah dengan imbauan tentang bahaya Covid-19 dan harus disiplin menerapkan protokol kesehatan di semua transportasi umum secara massif. (Baca juga: Operasional Transportasi di Jakarta Sesuai Permenhub 41/2020, Begini Penerapannya saat PSBB)

Ia yakin jika langkah ini diterapkan akan sangat efektif dan pengusaha moda transportasi umum juga tidak akan merugi dengan adanya iklan imbauan tersebut. Transportasi umum ini tetap bisa beroperasi dan tidak berhenti saja sudah harus bersyukur, sehingga pengusaha transportasi umum wajib sejalan, selaras serta mendukung program pemerintah dalam memberantas Covid-19 ini.

"Iklan Covid-19 di transportasi umum saya yakin secara langsung akan mengena ke psikologi penumpang yang tiap hari menggunakan jasa transportasi umum, otomatis akan menjadi doktrin tersendiri bagi mereka. Bayangkan jika iklan iimbauan tentang bahaya Covid-19 dan disiplin menjalankan protokol kesehatan ini sudah gencar dan berjalan, ada satu atau dua orang penumpang yang naik transportasi umum dan tidak memakai masker, secara tidak langsung akan menjadi beban tersendiri dan timbul rasa malu bagi penumpang tersebut," tegas Kent.

Kent juga menegaskan kepada Anies Baswedan harus siap menerima kondisi terburuk yang akan menimpa warga Jakarta, jika PSBB Total ini dilakukan. Apalagi jika tidak ada tindakan tegas kepada pelanggar protokol kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satpol PP Disiplinkan...
Satpol PP Disiplinkan Masyarakat, Anies: Sapa Mereka dengan Hati, Tegur dengan Hati
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Daripada PPKM Darurat,...
Daripada PPKM Darurat, Mending Lockdown 14 Hari dan Siapkan Subsidi Gaji Rp5 Juta
Rekomendasi
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Infografis
Tapera bagi Pekerja...
Tapera bagi Pekerja hanya Akan Membebani Keuangan Rumah Tangga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved