Uji Coba Wisata Malam Ragunan Tembus 2.900 Pengunjung
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:42 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, tidak secara keseluruhan kita datangi tempat-tempat yang memang satwanya tidak aktif di malam hari," kata Fajar kepada wartawan di lokasi.
Sebagai bentuk pengawasan, pihak pengelola sudah melakukan pembatasan area-area yang tidak bisa dilintasi warga. Ditambah, sudah ada petugas keamanan yang berjaga di lokasi tersebut.
Untuk mempermudah akses masyarakat yang sedang menikmati wisata malam Ragunan ini, pihak pengelola juga sudah memasangkan lampu-lampu sebagai petunjuk arah.
Tak perlu khawatir, kata dia, masyarakat tetap bisa melihat sejumlah satwa nokturnal atau binatang yang beraktivitas pada malam hari.
"Adapun, satwa-satwanya itu, seperti mamalia kecil, ada kudanil, ada harimau Sumatera, terus ada musang, ada kalong, ada landak. Jadi, ada beberapa, kurang lebih 15 jenis ya, satwa yang bisa dilihat, yang memang hidupnya aktif pada malam hari," ujarnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga bisa melihat bagaimana proses pemberian makan atau feeding time sejumlah satwa nokturnal dalam wisata malam ini. Nantinya, akan ada petugas yang turut memberikan penjelasan terkait satwa tersebut.
Salah satu satwa yang tengah diberikan makan oleh petugas yakni Binturong. Satwa yang beraktivitas malam ini terlihat sangat aktif ketika ada petugas yang masuk untuk memberikan makan.
Selain Binturong, ada petugas juga turut menunjukkan satwa nokturnal lainnya yang tengah menunjukkan aktivitasnya. Satwa tersebut di antaranya trenggiling, landak Jawa, linsang, musang bulan, hingga kancil.
Sebagai bentuk pengawasan, pihak pengelola sudah melakukan pembatasan area-area yang tidak bisa dilintasi warga. Ditambah, sudah ada petugas keamanan yang berjaga di lokasi tersebut.
Untuk mempermudah akses masyarakat yang sedang menikmati wisata malam Ragunan ini, pihak pengelola juga sudah memasangkan lampu-lampu sebagai petunjuk arah.
Tak perlu khawatir, kata dia, masyarakat tetap bisa melihat sejumlah satwa nokturnal atau binatang yang beraktivitas pada malam hari.
"Adapun, satwa-satwanya itu, seperti mamalia kecil, ada kudanil, ada harimau Sumatera, terus ada musang, ada kalong, ada landak. Jadi, ada beberapa, kurang lebih 15 jenis ya, satwa yang bisa dilihat, yang memang hidupnya aktif pada malam hari," ujarnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga bisa melihat bagaimana proses pemberian makan atau feeding time sejumlah satwa nokturnal dalam wisata malam ini. Nantinya, akan ada petugas yang turut memberikan penjelasan terkait satwa tersebut.
Salah satu satwa yang tengah diberikan makan oleh petugas yakni Binturong. Satwa yang beraktivitas malam ini terlihat sangat aktif ketika ada petugas yang masuk untuk memberikan makan.
Selain Binturong, ada petugas juga turut menunjukkan satwa nokturnal lainnya yang tengah menunjukkan aktivitasnya. Satwa tersebut di antaranya trenggiling, landak Jawa, linsang, musang bulan, hingga kancil.
(rca)
Lihat Juga :