13 Warga Puncak Bogor Positif Covid-19

Minggu, 13 September 2020 - 12:51 WIB
loading...
13 Warga Puncak Bogor...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
BOGOR - Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor yang meliputi tiga kecamatan yakni Ciawi, Megamendung, dan Cisarua masuk zona merah Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19 ).

Data peta sebaran risiko wilayah terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor disebutkan hingga Sabtu (12/9/2020), di tiga kecamatan tersebut ada 30 kasus Covid-19 terdiri dari 13 konfirmasi positif dan 17 suspek.

Sebanyak 13 orang terkonfirmasi positif itu dua di antaranya masuk dalam 44 kasus baru per hari pada Sabtu 12 September 2020. Keduanya warga Ciawi. (Baca juga: Baznas Bazis DKI Latih Pendidikan Tanggap Bencana Berbasis Masjid)

Dari tiga kecamatan di kawasan Puncak itu, Megamendung masih dalam daerah risiko sedang alias zona oranye dengan jumlah kasus suspek sebanyak 8 orang.

"Sedangkan, Ciawi dan Cisarua zona merah karena ada kasus positif. Rinciannya dari 13 orang itu, terbanyak di Ciawi yaitu 10 orang dan Cisarua 3 orang," ujar Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/9/2020 ).

Pada Jumat (11/8/2020) di Kabupaten Bogor ada penambahan kasus baru yang cukup signifikan dengan jumlah 45 terkonfirmasi positif merupakan rekor baru selama pandemi. (Baca juga: Disiplin PSBB, Pemkot Jakbar Instruksikan RT/RW Ronda)

Syarifah menjabarkan data 45 kasus baru positif pada Jumat (11/9/2020) itu tersebar di 16 kecamatan dengan kasus terbanyak di Kecamatan Bojonggede sebanyak 11 orang. Sedangkan, di kawasan Puncak penambahannya hanya 2 orang.

Kabupaten Bogor secara umum meski dari 40 kecamatan, 33 di antaranya masuk zona merah, namun berdasarkan data kajian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat bahwa Kabupaten Bogor masih kondisi zona oranye.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Keindahan Gunung Gede...
Keindahan Gunung Gede dan Gunung Pangrango Sambut Wisatawan di Puncak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved