Tim Gabungan Petakan Titik Korban di Reruntuhan Bangunan Ponpes Al Khoziny
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 11:52 WIB
loading...
Tim gabungan telah berhasil memetakan titik lokasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto/Istimewa
A
A
A
SIDOARJO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) memperkirakan jumlah korban yang ditemukan dalam reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, akan terus bertambah. Tim gabungan telah berhasil memetakan titik lokasi korban yang tertimpa reruntuhan.
Menurut data BNPB per Jumat (3/10/2025) pukul 23.05 WIB, sebanyak 49 orang (berdasarkan daftar absensi yang dirilis pihak pondok pesantren) masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.
"Kita yakin hari ini pasti ada tambahan korban-korban yang menyusul, karena udah diidentifikasi titik-titiknya, tinggal diambil aja," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Sabtu (4/10/2025).
Baca Juga: SAR Kerahkan Crane Angkat Material Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny
Menurut Suharyanto, dari sisi personel dan peralatan, penanganan berjalan optimal. Tim gabungan bekerja 24 jam penuh, dengan dukungan alat berat yang telah dikerahkan sejak awal. Namun, proses evakuasi tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat mengingat skala bangunan dan banyaknya material runtuhan.
Menurut data BNPB per Jumat (3/10/2025) pukul 23.05 WIB, sebanyak 49 orang (berdasarkan daftar absensi yang dirilis pihak pondok pesantren) masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.
"Kita yakin hari ini pasti ada tambahan korban-korban yang menyusul, karena udah diidentifikasi titik-titiknya, tinggal diambil aja," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Sabtu (4/10/2025).
Baca Juga: SAR Kerahkan Crane Angkat Material Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny
Menurut Suharyanto, dari sisi personel dan peralatan, penanganan berjalan optimal. Tim gabungan bekerja 24 jam penuh, dengan dukungan alat berat yang telah dikerahkan sejak awal. Namun, proses evakuasi tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat mengingat skala bangunan dan banyaknya material runtuhan.
Lihat Juga :