130 Rumah di Kudus Direnovasi, Habiskan Anggaran Rp7,5 Miliar
Rabu, 01 Oktober 2025 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto mengatakan, tahap pertama dan kedua dengan total 222 rumah merupakan rangkaian dari target 300 hunian yang akan direnovasi sepanjang 2025. Untuk 78 rumah lainnya dicanangkan rampung pada Desember 2025.
“Ini persembahan untuk masyarakat Kudus karena selama ini telah bersinergi bersama membangun Kota Kretek. Momen ini juga merupakan serah terima rumah terbanyak sepanjang yang kami telah lakukan di Kudus. Keberhasilan ini berkat langkah kolaboratif maupun dukungan dari Bappeda Kudus serta Dinas PKPLH Kudus sehingga dari proses awal pendataan hingga akhir pembangunan dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Menariknya, mulai pada tahap ini dan selanjutnya, luas rumah bertambah 3,5 meter persegi dari sebelumnya 30 meter persegi. Lalu penempatan kamar mandi yang semula berdekatan dengan dapur, kini berada di area belakang rumah.
Melalui program bedah rumah ini, hunian yang direnovasi dan dibangun ulang mengacu pada tiga aspek dasar yakni aman, nyaman, dan sehat untuk ditinggali. Program ini menerapkan total intervensi sehingga penerima bantuan tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk proses pembangunan serta melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar dalam proses pembangunan.
“Ini persembahan untuk masyarakat Kudus karena selama ini telah bersinergi bersama membangun Kota Kretek. Momen ini juga merupakan serah terima rumah terbanyak sepanjang yang kami telah lakukan di Kudus. Keberhasilan ini berkat langkah kolaboratif maupun dukungan dari Bappeda Kudus serta Dinas PKPLH Kudus sehingga dari proses awal pendataan hingga akhir pembangunan dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Menariknya, mulai pada tahap ini dan selanjutnya, luas rumah bertambah 3,5 meter persegi dari sebelumnya 30 meter persegi. Lalu penempatan kamar mandi yang semula berdekatan dengan dapur, kini berada di area belakang rumah.
Melalui program bedah rumah ini, hunian yang direnovasi dan dibangun ulang mengacu pada tiga aspek dasar yakni aman, nyaman, dan sehat untuk ditinggali. Program ini menerapkan total intervensi sehingga penerima bantuan tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk proses pembangunan serta melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar dalam proses pembangunan.
(jon)
Lihat Juga :