Momen Penolakan Gajah Mada saat Diberi Jabatan Tinggi di Kerajaan Majapahit

Rabu, 01 Oktober 2025 - 06:12 WIB
loading...
Momen Penolakan Gajah...
Sosok Gajah Mada, mahapatih termasyhur di Kerajaan Majapahit sekaligus membantu kerajaan hingga berkembang pesat pernah menolak jabatan tinggi. Foto: Ist
A A A
SOSOK Gajah Mada , mahapatih termasyhur di Kerajaan Majapahit sekaligus membantu kerajaan hingga berkembang pesat pernah menolak jabatan tinggi. Maklum, Gajah Mada yang berasal dari golongan kasta rendah dan bukan trah bangsawan membuatnya sadar diri. Apalagi sosoknya juga bukan pribadi yang silau jabatan.

Dia baru tampil sebagai patih saat Aria Tadah yang menjabat patih Majapahit mengundurkan diri, itu pun melalui proses panjang. Di masa Majapahit dipimpin Tribhuwana Tunggadewi dan Rajadewi Maharajasa itulah Gajah Mada mulai mendapat tawaran jabatan di Majapahit.

Baca juga: Misteri dan Penyebab Kematian Mahapatih Gajah Mada

Saat itu, Arya Tadah yang masih menjabat Patih Amangkhubumi merasa sudah tua dan mulai sakit-sakitan. Hal ini membuat Tadah meminta kepada Raja Majapahit untuk menggantinya. Tadah pun mengajukan nama Gajah Mada untuk menggantikannya.

Sejarawan Prof Slamet Muljana dalam bukunya Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit, Arya Tadah lantas merekomendasikan nama Gajah Mada kepada penguasa Majapahit. Tadah beranggapan bahwa Gajah Mada adalah orang yang tepat karena kebijaksanaan dan sifatnya.

Sebelum mengajukan nama Gajah Mada, Aria Tadah terlebih dahulu mendekati Gajah Mada dan melobinya. Namun oleh Tadah, Gajah Mada ditawarkan di posisi sebagai patih, bukan patih amangku bumi. Dia meminta Gajah Mada membantunya dalam menjalankan tugas sebagai patih.

Tapi, Tadah sebenarnya hanya merayu Gajah Mada untuk mengisi jabatan sebagai patih amangku bumi. Dia tahu Gajah Mada pasti akan segan dan tak mau langsung menerima permintaan menggantikannya sebagai patih amangku bumi.

Maka agar tak merasa segan dan malu, Gajah Mada dibesarkan hatinya oleh Aria Tadah. Dia berkali-kali dirayu Aria Tadah agar mau menjadi patih terlebih dahulu membantunya sebelum nantinya memgemban jabatan sebagai patih amangku bumi.

Gajah Mada memang bukanlah orang yang haus jabatan dan ingin menduduki jabatan milik orang lain. Menurut Gajah Mada, jabatan patih amangku bumi hendaknya diserahkan dengan kerelaan pejabatnya sendiri. Atas kerelaan inilah kerja sama dapat terjalin antara pejabat baru dengan Aria Tadah selaku pejabat lama.

Sifat lain yang dimiliki Gajah, dia menghindari perebutan jabatan. Hal ini juga yang membuat Gajah Mada enggan menerima tawaran jabatan sebagai patih dari Aria Tadah. Gajah Mada sadar diri belum memiliki jasa cukup besar kepada Majapahit sambil menunggu bahwa dia memang layak menduduki jabatan tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved