Temui Delpedro Dkk di Polda Metro, Istri Gus Dur: Meluruskan dan Membebaskan Semuanya
Selasa, 23 September 2025 - 17:44 WIB
loading...
Istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengaku prihatin atas penahanan sejumlah aktivis. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengaku prihatin atas penahanan sejumlah aktivis usai demo ricuh pada akhir Agustus 2025.
Hal itu disampaikan Sinta Nuriyah usai menjenguk Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen dan kawan-kawan yang ditahan atas kasus dugaan penghasutan bersama tokoh dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB) hari ini.
“Memang kami semua dari Gerakan Nurani Bangsa, dari tokoh-tokoh tua yang merasa prihatin dengan terjadinya penahanan-penahanan seperti ini,” kata Sinta di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025).
“Apalagi yang ditahan adalah para aktivis-aktivis yang belum tentu tujuannya untuk memusuhi atau apa ya, ya tidak bisa menerima apa yang diterima oleh masyarakat,” sambung dia.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Gerakan Nurani Bangsa Datangi Polda Metro, Bahas Apa?
Sinta menyebut Delpedro dan aktivis lainnya merupakan anak bangsa yang akan meneruskan perjuangan Indonesia. Menurut Sinta, Delpedro Cs hanya ingin mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, bebas bersuara, bebas berpendapat.
“Karena itu mereka mencoba tetapi ternyata ada kesalahpahaman. Mungkin dengan ada satu dua kata yang sedikit melenceng sehingga mereka mendapat perlakuan seperti ini,” tegas Sinta.
Oleh karena itu, dirinya bersama GNB juga ingin membebaskan semuanya atas tuduhan tersebut melalui sebuah surat yang telah mereka kirimkan.
Baca juga: Tokoh Gerakan Nurani Bangsa Siap Jadi Penjamin Delpedro Marhaen Dkk
“Inilah tujuan kita Gerakan Nurani Bangsa datang kemari untuk meluruskan semuanya itu dan membebaskan semuanya itu. Karena mereka adalah anak bangsa kita yang berjuang untuk kemanusiaan dan untuk negara Indonesia,” jelasnya.
Sebagai informasi, setidaknya ada sejumlah aktivis yang ditahan di Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan aksi anarkistis beberapa waktu lalu. Salah satu yang ditahan yakni Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.
Kemudian, Muzaffar Salim, Staf Lokataru, Syahdan Husein, Admin Gejayan Memanggil, Khariq Anhar, Admin Aliansi Mahasiswa Penggugat, RAP, dan Figha Lesmana.
Hal itu disampaikan Sinta Nuriyah usai menjenguk Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen dan kawan-kawan yang ditahan atas kasus dugaan penghasutan bersama tokoh dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB) hari ini.
“Memang kami semua dari Gerakan Nurani Bangsa, dari tokoh-tokoh tua yang merasa prihatin dengan terjadinya penahanan-penahanan seperti ini,” kata Sinta di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025).
“Apalagi yang ditahan adalah para aktivis-aktivis yang belum tentu tujuannya untuk memusuhi atau apa ya, ya tidak bisa menerima apa yang diterima oleh masyarakat,” sambung dia.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Gerakan Nurani Bangsa Datangi Polda Metro, Bahas Apa?
Sinta menyebut Delpedro dan aktivis lainnya merupakan anak bangsa yang akan meneruskan perjuangan Indonesia. Menurut Sinta, Delpedro Cs hanya ingin mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, bebas bersuara, bebas berpendapat.
“Karena itu mereka mencoba tetapi ternyata ada kesalahpahaman. Mungkin dengan ada satu dua kata yang sedikit melenceng sehingga mereka mendapat perlakuan seperti ini,” tegas Sinta.
Oleh karena itu, dirinya bersama GNB juga ingin membebaskan semuanya atas tuduhan tersebut melalui sebuah surat yang telah mereka kirimkan.
Baca juga: Tokoh Gerakan Nurani Bangsa Siap Jadi Penjamin Delpedro Marhaen Dkk
“Inilah tujuan kita Gerakan Nurani Bangsa datang kemari untuk meluruskan semuanya itu dan membebaskan semuanya itu. Karena mereka adalah anak bangsa kita yang berjuang untuk kemanusiaan dan untuk negara Indonesia,” jelasnya.
Sebagai informasi, setidaknya ada sejumlah aktivis yang ditahan di Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan aksi anarkistis beberapa waktu lalu. Salah satu yang ditahan yakni Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.
Kemudian, Muzaffar Salim, Staf Lokataru, Syahdan Husein, Admin Gejayan Memanggil, Khariq Anhar, Admin Aliansi Mahasiswa Penggugat, RAP, dan Figha Lesmana.
(cip)
Lihat Juga :