Gubernur Ingin Kembangkan Pulau Lae-lae Jadi Ikon Wisata Kuliner
Sabtu, 12 September 2020 - 14:47 WIB
loading...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, saat berkunjung di pulau Lae-lae Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mencanangkan pengembangan pusat wisata kuliner baru di Kota Makassar.
Rencananya tempat wisata kuliner ini ada di sekitar kawasan Pulau Lae-lae. Pengembangan tersebut pun akan dijalankan setelah menyelesaikan reklamasi lahan seluas 12 hektare. Reklamasi tersebut rencananya akan dilakukan akhir 2020 mendatang.
Baca Juga: Diskusi dengan Mantan Menteri, Gubernur Bahas COVID-19 hingga Kelistrikan
Reklamasi yang akan dilakukan di Pulau Lae-lae sudah masuk tahap sosialisasi. Pulau Lae-lae akan ditata dan dibangun pusat kuliner seafood serta dikelola oleh warga setempat.
"Jadi pemerintah kebetulan ini reklamasi yang ada di sini (Center Point of Indonesia). Kita pemerintah masih ada kekurangan kurang lebih 12 hektare," kata Nurdin Abdullah saat melakukan sosialisasi dan dialog bersama masyarakat pulau, Sabtu, (12/09/2020).
Lahan 12 hektare ini diharapkan bisa menjadi pemicu ekonomi masyarakat di Lae-lae dan memberdayakan ekonomi masyarakat.
"Sekitar 12 hektare, nanti akan kita siapkan pusat-pusat kuliner. Kalau orang mau makan ikan bakar, datanglah ke Lae-lae . Dan siapa pelaku ekonominya adalah masyarakat Lae-lae. Jadi nanti pemerintah akan membangunkan warung-warung ikan bakar," sebutnya.
Rencananya tempat wisata kuliner ini ada di sekitar kawasan Pulau Lae-lae. Pengembangan tersebut pun akan dijalankan setelah menyelesaikan reklamasi lahan seluas 12 hektare. Reklamasi tersebut rencananya akan dilakukan akhir 2020 mendatang.
Baca Juga: Diskusi dengan Mantan Menteri, Gubernur Bahas COVID-19 hingga Kelistrikan
Reklamasi yang akan dilakukan di Pulau Lae-lae sudah masuk tahap sosialisasi. Pulau Lae-lae akan ditata dan dibangun pusat kuliner seafood serta dikelola oleh warga setempat.
"Jadi pemerintah kebetulan ini reklamasi yang ada di sini (Center Point of Indonesia). Kita pemerintah masih ada kekurangan kurang lebih 12 hektare," kata Nurdin Abdullah saat melakukan sosialisasi dan dialog bersama masyarakat pulau, Sabtu, (12/09/2020).
Lahan 12 hektare ini diharapkan bisa menjadi pemicu ekonomi masyarakat di Lae-lae dan memberdayakan ekonomi masyarakat.
"Sekitar 12 hektare, nanti akan kita siapkan pusat-pusat kuliner. Kalau orang mau makan ikan bakar, datanglah ke Lae-lae . Dan siapa pelaku ekonominya adalah masyarakat Lae-lae. Jadi nanti pemerintah akan membangunkan warung-warung ikan bakar," sebutnya.
Lihat Juga :