Menteri PKP Pakai Uang Pribadi Bayar DP Rumah Subdisi bagi 100 Karyawan Unpar
Minggu, 21 September 2025 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rumah Subsidi 18 Meter Persegi Bikin Heboh, Menteri Ara Akhirnya Buka Suara
Program tersebut, tutur Maruarar, mencakup kebutuhan rumah produktif seperti homestay atau rumah makan dengan plafon hingga Rp500 juta.
"Selain itu, sejumlah biaya perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang biasanya membebani masyarakat, kini digratiskan," tuturnya.
Maruarar mengatakan, membangun ekosistem perumahan yang kuat dari sisi suplai maupun demand sangat penting. Dari sisi suplai, ekosistem mencakup peran developer, kontraktor, dan toko bangunan.
"Sedangkan dari sisi demand, program ini juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan rumah subsidi sebagai sarana usaha produktif," ucap Maruarar.
Rektor Unpar Tri Basuki Joewono mengatakan, kegiatan sosialisasi kredit perumahan bagi UMKM berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, tak termasuk Unpar.
Program tersebut, tutur Maruarar, mencakup kebutuhan rumah produktif seperti homestay atau rumah makan dengan plafon hingga Rp500 juta.
"Selain itu, sejumlah biaya perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang biasanya membebani masyarakat, kini digratiskan," tuturnya.
Maruarar mengatakan, membangun ekosistem perumahan yang kuat dari sisi suplai maupun demand sangat penting. Dari sisi suplai, ekosistem mencakup peran developer, kontraktor, dan toko bangunan.
"Sedangkan dari sisi demand, program ini juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan rumah subsidi sebagai sarana usaha produktif," ucap Maruarar.
Rektor Unpar Tri Basuki Joewono mengatakan, kegiatan sosialisasi kredit perumahan bagi UMKM berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, tak termasuk Unpar.
Lihat Juga :