Gelar NU Mendengar, PWNU DKI Soroti Kesenjangan Sosial di Jakarta Sangat Tinggi
Jum'at, 19 September 2025 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Bentuk deretan kegiatan ini nantinya adalah tiga seri FGD dengan tema Sampah dan Lingkungan, Ekonomi Kerakyatan dan Kemiskinan Perkotaan dan Harmoni Keagamaan dan Kebangsaan.
FGD pertama akan direncanakan akan dilakukan dengan MoU dan deklarasi komitmen bersama Jakarta bebas sampah sampai 2030 antara NU Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP), Perumda pasar Jaya dan PT Jakpro. Agenda ini akan digelar pada 11 Oktober 2025 di aula PWNU DKI Jakarta.
Selanjutnya FGD kedua akan digelar di tempat yang sama pada 25 Oktober 2025 dengan jumlah peserta juga 30 kelompok pelatihan dan ormas keagamaan. Selanjutnya FGD ketiga akan digelar pada 11 November 2025 yang dihadiri oleh 30 peserta kelompok pelatihan, dinas lingkungan hidup, DKPKP, DPPKUKM, Pasar Jaya, Jakpro ahli atau pegiat urban farming dan maggot.
Selain itu ada juga latihan untuk urban farming dan teknologi biokonversi maggot yang akan digelar pada 27 September 2025. Konsep acaranya adalah pelatihan satu hari untuk biokonversi maggot dan pemanfaatan sampah rumah tangga atau lingkungan. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh 60 orang yang berasal dari 30 kelompok, serta nantinya akan dibekali starter kit dikonversi maggot dan pasca pelatihan, setiap peserta juga akan bergabung dalam komunitas organika yang menjadi wadah komunikasi dan bimbingan lanjutan pasca pelatihan.
Tidak berhenti sampai pada mendengar cerita dan keluhan masyarakat pada gelaran FGD, PWNU juga akan menindaklanjuti gelaran NU Mendengar ini dengan pelatihan teknis dan inkubasi bisnis untuk Pesantren, majelis ta’lim dan komunitas.
Kemudian mengimplementasikan pilot project integratif di majelis taklim dan melibatkan komunitas lokal dengan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular dari tahap sebelumnya.
FGD pertama akan direncanakan akan dilakukan dengan MoU dan deklarasi komitmen bersama Jakarta bebas sampah sampai 2030 antara NU Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP), Perumda pasar Jaya dan PT Jakpro. Agenda ini akan digelar pada 11 Oktober 2025 di aula PWNU DKI Jakarta.
Selanjutnya FGD kedua akan digelar di tempat yang sama pada 25 Oktober 2025 dengan jumlah peserta juga 30 kelompok pelatihan dan ormas keagamaan. Selanjutnya FGD ketiga akan digelar pada 11 November 2025 yang dihadiri oleh 30 peserta kelompok pelatihan, dinas lingkungan hidup, DKPKP, DPPKUKM, Pasar Jaya, Jakpro ahli atau pegiat urban farming dan maggot.
Selain itu ada juga latihan untuk urban farming dan teknologi biokonversi maggot yang akan digelar pada 27 September 2025. Konsep acaranya adalah pelatihan satu hari untuk biokonversi maggot dan pemanfaatan sampah rumah tangga atau lingkungan. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh 60 orang yang berasal dari 30 kelompok, serta nantinya akan dibekali starter kit dikonversi maggot dan pasca pelatihan, setiap peserta juga akan bergabung dalam komunitas organika yang menjadi wadah komunikasi dan bimbingan lanjutan pasca pelatihan.
Tidak berhenti sampai pada mendengar cerita dan keluhan masyarakat pada gelaran FGD, PWNU juga akan menindaklanjuti gelaran NU Mendengar ini dengan pelatihan teknis dan inkubasi bisnis untuk Pesantren, majelis ta’lim dan komunitas.
Kemudian mengimplementasikan pilot project integratif di majelis taklim dan melibatkan komunitas lokal dengan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular dari tahap sebelumnya.
(cip)
Lihat Juga :