Tolak Anarkisme, Mahasiswa IPB Serukan Persatuan dan Dialog Damai

Kamis, 04 September 2025 - 20:56 WIB
loading...
Tolak Anarkisme, Mahasiswa...
Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) menggelar aksi simbolik dan deklarasi penolakan terhadap provokasi serta aksi anarkis. Foto/Ist
A A A
BOGOR - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) menggelar aksi simbolik dan deklarasi penolakan terhadap provokasi serta menolak aksi anarkis. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan Kampus IPB, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aksi damai yang dipimpin Presiden Mahasiswa BEM KM IPB, M. Afif Fahreza alias Kokoh menegaskan sikap tegas mahasiswa IPB dalam menolak segala bentuk tindakan destruktif yang merusak persatuan bangsa.

Baca juga: Yusril Minta Delpedro dan Tersangka Demo Ricuh Gentleman Hadapi Proses Hukum

Dalam pernyataan deklarasinya, Afif menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi bangsa yang dipenuhi kekerasan dan kerusuhan.



"Kami menolak keras segala bentuk aksi demo anarkis dan mengecam oknum-oknum yang mencederai kedaulatan rakyat, sekaligus mengecam tindakan represif yang justru memperburuk keadaan," tegas Afif, Kamis (4/9/2025).

Mahasiswa IPB mendesak negara hadir dengan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional, karena setiap nyawa rakyat merupakan amanah konstitusi yang wajib dijaga.

Baca juga: TikToker Penghasut Massa Jarah Rumah Sahroni, Puan, Eko Patrio, hingga Uya Kuya Ditahan di Rutan Bareskrim

BEM KM IPB menyerukan seluruh elemen bangsa menjadikan kebersamaan dan persaudaraan sebagai landasan utama menghadapi situasi terkini. "Menahan diri, menolak provokasi, serta menjaga suasana tetap damai adalah ikhtiar bersama agar bangsa tidak terjebak dalam lingkaran konflik yang melemahkan persatuan," ujar Afif.

Para mahasiswa juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat tetap kritis, waspada, dan beradab dalam menyampaikan aspirasi. Mereka menekankan pentingnya berpijak pada data dan fakta, bukan sekadar emosi atau informasi hoaks.

Sambil menghormati kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi, mahasiswa IPB mendesak pemerintah, DPR RI, dan aparat penegak hukum lebih peka dan berempati terhadap rakyat. Mereka menekankan perlunya mengutamakan jalan dialog dan musyawarah untuk menyelesaikan persoalan mendasar bangsa.

"Setiap kebijakan harus berpihak pada kepentingan rakyat, menjunjung tinggi keadilan, dan keterbukaan publik," tambah Afif dalam deklarasinya.

BEM KM IPB juga mengajak seluruh mahasiswa, khususnya civitas akademika IPB, untuk peduli dan sadar atas kondisi bangsa saat ini. Mereka menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga republik bukan hanya berada di pundak pemerintah, melainkan juga amanah generasi muda.

"Kesadaran itu harus diwujudkan dalam langkah-langkah konstruktif, menjaga diri agar tidak terprovokasi, bijak menyikapi informasi, serta menghadirkan tindakan yang mencerminkan intelektualitas, keberanian moral, dan kepedulian sosial," pungkas Afif.

Deklarasi ditutup dengan harapan agar keadaan bangsa segera pulih dan ajakan untuk menatap Indonesia dengan optimisme, semangat intelektual yang kritis, sikap kebangsaan yang teguh, serta kontribusi nyata dari seluruh civitas akademika IPB University.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gelar Halalbihalal,...
Gelar Halalbihalal, Jagatara Komitmen Dukung Program Presiden Prabowo
Aksi Damai di Kedubes...
Aksi Damai di Kedubes AS, Massa Salat Ghaib untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
IPB Dorong Pemanfaatan...
IPB Dorong Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit
Waka MPR: Dari Pesantren...
Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
IPB Cetak Sejarah Jadi...
IPB Cetak Sejarah Jadi Kampus Pertama yang Lepasliarkan Rusa Timor Hasil Penangkaran
Rekomendasi
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter Paling Problematik
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Berita Terkini
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved