Negara Diminta Bertindak Tegas Terhadap Pendemo Anarkis dan Aparat yang Langgar HAM
Selasa, 02 September 2025 - 08:25 WIB
loading...
Pemerintah diminta bertindak tegas terhadap pengunjuk rasa yang melakukan tindakan anarkis dan aparat yang melanggar HAM. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah diminta bertindak tegas terhadap pengunjuk rasa yang melakukan tindakan anarkis. Termasuk kepada aparat yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) saat menangani demonstrasi .
Mahasiswa Hukum Program Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) Pangeran Mangkubumi menyebut, demonstrasi di berbagai penjuru negeri bukanlah peristiwa yang lahir tiba-tiba. Hal tersebut adalah hasil akumulasi dari kekecewaan yang sudah terlalu lama.
Ketika tunjangan DPR meningkat drastis, sementara rakyat masih tercekik oleh mahalnya kebutuhan pokok dan minimnya akses kesejahteraan, ada luka yang kembali dikoyak.
Baca juga: Polisi Tangkap 1.240 Orang Terlibat Demo Ricuh, Ada dari Jawa hingga Banten
"Ironisnya, ketika beberapa anggota DPR merespons kritik publik dengan pernyataan yang arogan dan menghina, api yang tersulut pun menyebar cepat. Gelombang protes itu menjelma dari ruang digital ke jalan-jalan kota," katanya, Selasa (2/9/2025).
Namun, yang paling menyedihkan adalah ketika kemarahan rakyat berubah menjadi anarkisme. “Ketika spanduk digantikan batu, ketika nyawa warga sipil seperti Affan Kurniawan melayang di tengah kekacauan dan ketika gas air mata menstimulus penjarahan. Pada titik ini, kita harus jujur mengakui ada persoalan bangsa yang harus kita benahi bersama sesegera mungkin,” jelasnya.
Mahasiswa Hukum Program Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) Pangeran Mangkubumi menyebut, demonstrasi di berbagai penjuru negeri bukanlah peristiwa yang lahir tiba-tiba. Hal tersebut adalah hasil akumulasi dari kekecewaan yang sudah terlalu lama.
Ketika tunjangan DPR meningkat drastis, sementara rakyat masih tercekik oleh mahalnya kebutuhan pokok dan minimnya akses kesejahteraan, ada luka yang kembali dikoyak.
Baca juga: Polisi Tangkap 1.240 Orang Terlibat Demo Ricuh, Ada dari Jawa hingga Banten
"Ironisnya, ketika beberapa anggota DPR merespons kritik publik dengan pernyataan yang arogan dan menghina, api yang tersulut pun menyebar cepat. Gelombang protes itu menjelma dari ruang digital ke jalan-jalan kota," katanya, Selasa (2/9/2025).
Namun, yang paling menyedihkan adalah ketika kemarahan rakyat berubah menjadi anarkisme. “Ketika spanduk digantikan batu, ketika nyawa warga sipil seperti Affan Kurniawan melayang di tengah kekacauan dan ketika gas air mata menstimulus penjarahan. Pada titik ini, kita harus jujur mengakui ada persoalan bangsa yang harus kita benahi bersama sesegera mungkin,” jelasnya.
Lihat Juga :