Pasar Godean Sleman Ditargetkan Beroperasi Oktober 2025
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
"Secara umum, perkembangan proyek ini sudah sesuai dengan yang diharapkan. Tim berharap ke depannya proyek ini bisa berjalan lebih lancar lagi dan tentunya memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama para pedagang dan pengunjung Pasar Godean. Tugas tim dalam pengawalan ini adalah mencegah terjadinya AGHT dalam pelaksanaan proyek. Apabila ada indikasi AGHT, tim akan melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap jalannya proyek tersebut, tapi tidak ikut campur dalam hal-hal teknis pelaksanaannya," tuturnya.
Ketua Tim Seksi Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Rahmadi menambahkan, pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan dokumen kontrak, baik itu spek teknis maupun metode pengerjaan.
"Tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan proyek. Kami optimistis fasilitas parkir pasar Godean ini bisa dioperasikan awal Oktober," kata Rahmadi.
Parkir Pasar Godean dibangun dengan konsep dua lantai. Total luasan lahannya sekitar 3.800 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 1.400 meter persegi. Area parkir tersebut diperhitungkan bisa menampung 90-100 mobil ukuran kecil. Untuk parkiran ini dikhususkan kendaraan roda empat, sedangkan sepeda motor ditempatkan di halaman dengan kapasitas 200-300 motor.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, pengoperasian Pasar Godean ini merupakan tanggung jawab moral Pemda terhadap nasib para pedagang. Dirinya pun merasa prihatin pasar ini mengalami mangkrak selama setahun setelah dibangun. "Anggaran pembangunan pasar ini saya turut memperjuangkannya hingga ke Jakarta biar terealisasi saat menjabat Sekda dulu," kata Harda.
Harda mengungkapkan, pembangunan pasar Godean waktu dirinya menjabat Sekda, rencananya jelas dan fasilitasnya lengkap. Namun sayangnya pascadirinya pensiun pada Januari 2024, realita pembangunan kurang maksimal sehingga para pedagang belum bisa memanfaatkannya.
"Sekarang kami selesaikan, fasilitas gedung parkir dilengkapi, sehingga para pedagang bisa langsung menggunakan Pasar Godean. Ini menyangkut nasib banyak pedagang, jadi saya minta agar dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Penempatan pedagang nanti juga harus secara humanis, nguwongke," tambah Harda.
Ketua Tim Seksi Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Rahmadi menambahkan, pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan dokumen kontrak, baik itu spek teknis maupun metode pengerjaan.
"Tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan proyek. Kami optimistis fasilitas parkir pasar Godean ini bisa dioperasikan awal Oktober," kata Rahmadi.
Parkir Pasar Godean dibangun dengan konsep dua lantai. Total luasan lahannya sekitar 3.800 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 1.400 meter persegi. Area parkir tersebut diperhitungkan bisa menampung 90-100 mobil ukuran kecil. Untuk parkiran ini dikhususkan kendaraan roda empat, sedangkan sepeda motor ditempatkan di halaman dengan kapasitas 200-300 motor.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, pengoperasian Pasar Godean ini merupakan tanggung jawab moral Pemda terhadap nasib para pedagang. Dirinya pun merasa prihatin pasar ini mengalami mangkrak selama setahun setelah dibangun. "Anggaran pembangunan pasar ini saya turut memperjuangkannya hingga ke Jakarta biar terealisasi saat menjabat Sekda dulu," kata Harda.
Harda mengungkapkan, pembangunan pasar Godean waktu dirinya menjabat Sekda, rencananya jelas dan fasilitasnya lengkap. Namun sayangnya pascadirinya pensiun pada Januari 2024, realita pembangunan kurang maksimal sehingga para pedagang belum bisa memanfaatkannya.
"Sekarang kami selesaikan, fasilitas gedung parkir dilengkapi, sehingga para pedagang bisa langsung menggunakan Pasar Godean. Ini menyangkut nasib banyak pedagang, jadi saya minta agar dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Penempatan pedagang nanti juga harus secara humanis, nguwongke," tambah Harda.
(cip)
Lihat Juga :