Pertamina Sumbang PBBKB Ke Sulawesi Utara Rp2,8 Miliar
Jum'at, 11 September 2020 - 13:55 WIB
loading...
Pertamina sumbang PBBKB ke Sulawesi Utara hingga Rp2,8 miliar. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MANADO - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut ) meningkat lebih dari Rp2,8 miliar, penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kontribusi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor ( PBBKB ).
(Baca juga: Mendadak BNN Tes Urine Puluhan Anggota Satpol PP Tuban )
Hal itu disebabkan kebiasaan masyarakat yang berubah sejak pandemi COVID-19 . Kebiasaan masyarakat Sulut, menggunakan BBM bersubsidi yang beralih ke BBM Non Subsidi atau Bahan Bakar Khusus (BBK), membuat konsumsi BBK di Sulut meningkat 43% selama bulan Juni-Juli 2020.
Kondisi ini, yang sangat diuntungkan adalah Pemprov Sulawesi Utara. Bagaimana tidak, lebih dari Rp2,8 miliar menambah PAD melalui kontribusi PBBKB. Surplus ini didapat dari perhitungan prosentase PBBKB untuk BBK adalah sebesar 7,5% setia liter. Dibandingkan dengan BBM bersubsidi hanya 5% setiap liter.
Sales Area Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) Fachrizal Imaduddin mengatakan, hal ini sudah dilaporkan ke Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan mendapatkan apresiasi. Untuk PBBKB bahan bakar subsidi statis menyumbang kontribusi lebih dari Rp5 miliar dari bulan-bulan sebelumnya.
(Baca juga: Mendadak BNN Tes Urine Puluhan Anggota Satpol PP Tuban )
Hal itu disebabkan kebiasaan masyarakat yang berubah sejak pandemi COVID-19 . Kebiasaan masyarakat Sulut, menggunakan BBM bersubsidi yang beralih ke BBM Non Subsidi atau Bahan Bakar Khusus (BBK), membuat konsumsi BBK di Sulut meningkat 43% selama bulan Juni-Juli 2020.
Kondisi ini, yang sangat diuntungkan adalah Pemprov Sulawesi Utara. Bagaimana tidak, lebih dari Rp2,8 miliar menambah PAD melalui kontribusi PBBKB. Surplus ini didapat dari perhitungan prosentase PBBKB untuk BBK adalah sebesar 7,5% setia liter. Dibandingkan dengan BBM bersubsidi hanya 5% setiap liter.
Sales Area Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) Fachrizal Imaduddin mengatakan, hal ini sudah dilaporkan ke Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan mendapatkan apresiasi. Untuk PBBKB bahan bakar subsidi statis menyumbang kontribusi lebih dari Rp5 miliar dari bulan-bulan sebelumnya.
Lihat Juga :