Semangat Kemerdekaan, Delta Sukses Teknologi Tanam 1.000 Mangrove di Kepulauan Seribu
Senin, 25 Agustus 2025 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Melalui langkah-langkah progresif, PT Delta Sukses Teknologi menegaskan peran dalam membangun lanskap industri nasional yang tangguh, relevan, dan berdampak positif bagi masyarakat. “Kami meyakini perubahan positif harus dimulai dari dalam organisasi. Harapannya, langkah kami ini juga dapat menginspirasi para pelaku industri lain untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan kepedulian. Karena keberlanjutan bukan sekadar program, melainkan komitmen jangka panjang yang perlu dijalankan bersama-sama guna membentuk industri yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” tuturnya.
Indonesia menargetkan pencapaian FOLU Net Sink 2030, dengan hutan mangrove sebagai elemen strategis karena kemampuannya menyerap karbon hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan hutan daratan. Pemerintah juga menargetkan rehabilitasi 600.000 hektare kawasan mangrove hingga 2029, sesuai komitmen dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia untuk pengendalian perubahan iklim. Baca juga: Cara Murah ke Kepulauan Seribu dari Tanjung Pasir, Kali Adem, Ancol, hingga Sunda Kelapa
Penanaman 1.000 pohon mangrove ini diproyeksikan menyerap hingga 33.000 kg CO₂e selama 20 tahun ke depan. Selain fungsi ekologis dalam mencegah abrasi dan menjaga biodiversitas pesisir, program ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan ekowisata dan budidaya ramah lingkungan.
Co-Founder dan CEO CarbonEthics Agung Bimo Listyanu mengapresiasi semangat yang ditunjukkan PT Delta Sukses Teknologi. “Inisiatif seperti ini penting untuk memperkuat gerakan kolektif dalam menjaga ekosistem. Aksi bersama menjadi contoh konkret komitmen perusahaan untuk menciptakan masa depan yang lebih resilien terhadap perubahan iklim,” ujarnya.
Indonesia menargetkan pencapaian FOLU Net Sink 2030, dengan hutan mangrove sebagai elemen strategis karena kemampuannya menyerap karbon hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan hutan daratan. Pemerintah juga menargetkan rehabilitasi 600.000 hektare kawasan mangrove hingga 2029, sesuai komitmen dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia untuk pengendalian perubahan iklim. Baca juga: Cara Murah ke Kepulauan Seribu dari Tanjung Pasir, Kali Adem, Ancol, hingga Sunda Kelapa
Penanaman 1.000 pohon mangrove ini diproyeksikan menyerap hingga 33.000 kg CO₂e selama 20 tahun ke depan. Selain fungsi ekologis dalam mencegah abrasi dan menjaga biodiversitas pesisir, program ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan ekowisata dan budidaya ramah lingkungan.
Co-Founder dan CEO CarbonEthics Agung Bimo Listyanu mengapresiasi semangat yang ditunjukkan PT Delta Sukses Teknologi. “Inisiatif seperti ini penting untuk memperkuat gerakan kolektif dalam menjaga ekosistem. Aksi bersama menjadi contoh konkret komitmen perusahaan untuk menciptakan masa depan yang lebih resilien terhadap perubahan iklim,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :