Kemacetan Horor di TB Simatupang, Pramono: Tak Bisa Dihindarkan
Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:06 WIB
loading...
Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta maaf kepada masyarakat pengguna jalan atas kemacetan horor di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan akibat berbagai proyek galian dikerjakan dalam satu waktu. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat pengguna jalan atas kemacetan horor di Jalan TB Simatupang , Jakarta Selatan akibat berbagai proyek galian dikerjakan dalam satu waktu. Kemacetan di TB Simatupang memang tidak bisa dihindari.
"Jadi untuk itu (kemacetan di TB Simatupang) saya secara khusus juga mohon maaf karena ini memang hal yang tidak bisa dihindari," ujar Pramono di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2025).
Baca juga: Waduh! Kemacetan TB Simatupang Akibat Proyek Pipa Air Limbah Hingga Oktober, Pengendara Diminta Cari Jalan Alternatif
Dia telah meminta penanggung jawab proyek galian untuk memperkecil bedeng pembatas proyek sehingga tidak memakan badan jalan terlalu lebar.
"Saya sudah memerintahkan untuk bedeng-bedengnya dikecilin. Sebagian trotoarnya yang sekarang ini memang nggak bisa digunakan secara baik bagi pejalan kaki karena memang beberapa juga terpotong-potong untuk sampai November digunakan menangani lalu lintas," katanya.
"Jadi untuk itu (kemacetan di TB Simatupang) saya secara khusus juga mohon maaf karena ini memang hal yang tidak bisa dihindari," ujar Pramono di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2025).
Baca juga: Waduh! Kemacetan TB Simatupang Akibat Proyek Pipa Air Limbah Hingga Oktober, Pengendara Diminta Cari Jalan Alternatif
Dia telah meminta penanggung jawab proyek galian untuk memperkecil bedeng pembatas proyek sehingga tidak memakan badan jalan terlalu lebar.
"Saya sudah memerintahkan untuk bedeng-bedengnya dikecilin. Sebagian trotoarnya yang sekarang ini memang nggak bisa digunakan secara baik bagi pejalan kaki karena memang beberapa juga terpotong-potong untuk sampai November digunakan menangani lalu lintas," katanya.
Lihat Juga :