Waduh! Kemacetan TB Simatupang Akibat Proyek Pipa Air Limbah Hingga Oktober, Pengendara Diminta Cari Jalan Alternatif
Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:53 WIB
loading...
Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan akibat proyek pemasangan pipa air limbah saat jam sibuk akan terjadi sejak Juli hingga Oktober 2025 mendatang. Foto/IG @jakarta.terkini
A
A
A
JAKARTA - Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan akibat proyek pemasangan pipa air limbah saat jam sibuk akan terjadi sejak Juli hingga Oktober 2025 mendatang. Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan mengatasi kemacetan.
Pemasangan pipa air limbah dilakukan secara bertahap mencakup persiapan, penggalian, pemasangan pipa metode jacking sepanjang 2.549 meter, pembuatan manhole, hingga reinstatement.
Baca juga: Horor Macet di Kawasan TB Simatupang Jaksel Akibat Pekerjaan Jalan
“Pekerjaan akan dibagi menjadi beberapa section, dengan sebagian lokasi berada di area lahan privat, taman, maupun trotoar. Pada tahap yang memasuki badan jalan, kami akan melakukan pengaturan lalu lintas, termasuk pengurangan jumlah lajur secara sementara,” kata Syafrin di Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Syafrin mengimbau pengendara roda dua, roda empat maupun berlebih untuk mengatur kembali rute perjalanan selama masa pekerjaan berlangsung. Pengendara diminta untuk memanfaatkan jalur alternatif di sekitar lokasi atau beralih menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta maupun MRT Jakarta untuk menuju kawasan Fatmawati, Lebak Bulus dan sekitarnya.
Pemasangan pipa air limbah dilakukan secara bertahap mencakup persiapan, penggalian, pemasangan pipa metode jacking sepanjang 2.549 meter, pembuatan manhole, hingga reinstatement.
Baca juga: Horor Macet di Kawasan TB Simatupang Jaksel Akibat Pekerjaan Jalan
“Pekerjaan akan dibagi menjadi beberapa section, dengan sebagian lokasi berada di area lahan privat, taman, maupun trotoar. Pada tahap yang memasuki badan jalan, kami akan melakukan pengaturan lalu lintas, termasuk pengurangan jumlah lajur secara sementara,” kata Syafrin di Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Syafrin mengimbau pengendara roda dua, roda empat maupun berlebih untuk mengatur kembali rute perjalanan selama masa pekerjaan berlangsung. Pengendara diminta untuk memanfaatkan jalur alternatif di sekitar lokasi atau beralih menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta maupun MRT Jakarta untuk menuju kawasan Fatmawati, Lebak Bulus dan sekitarnya.
Lihat Juga :