Polda Riau Lanjutkan Operasi PETI di Inhu, Dorongan Masyarakat Jadi Spirit Utama
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 08:18 WIB
loading...
Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) bersama tim gabungan Polsek melaksanakan operasi Penertiban Tambang Emas Ilegal (PETI) di sejumlah titik, Jumat (22/8/2025). Foto: Ist
A
A
A
INDRAGIRI HULU - Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) bersama tim gabungan Polsek melaksanakan operasi Penertiban Tambang Emas Ilegal (PETI) di sejumlah titik, Jumat (22/8/2025). Dalam operasi tersebut, aparat memusnahkan 10 unit rakit atau pocay yang digunakan untuk menambang emas secara ilegal di aliran sungai.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan yang konsisten menindak tegas aktivitas PETI karena terbukti merusak lingkungan.
Baca juga: Tambang Emas Ilegal Digerebek Polisi, 22 Pelaku Diamankan
"Langkah di Inhu ini sekaligus menjawab dorongan masyarakat yang sudah resah dengan aktivitas tambang ilegal. Mereka ingin sungai kembali jernih, sehat, dan bernilai. Sama halnya dengan operasi di Kuansing, yang kini mulai memberi dampak positif nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).
Menurut Anom, di Kuansing setelah operasi PETI, warga sudah mulai kembali beraktivitas di sungai seperti dahulu. Bahkan ada testimoni dari masyarakat yang mengatakan akan kembali menombak ikan di sungai karena airnya sudah jernih dan ikan-ikan mulai terlihat lagi.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan yang konsisten menindak tegas aktivitas PETI karena terbukti merusak lingkungan.
Baca juga: Tambang Emas Ilegal Digerebek Polisi, 22 Pelaku Diamankan
"Langkah di Inhu ini sekaligus menjawab dorongan masyarakat yang sudah resah dengan aktivitas tambang ilegal. Mereka ingin sungai kembali jernih, sehat, dan bernilai. Sama halnya dengan operasi di Kuansing, yang kini mulai memberi dampak positif nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).
Menurut Anom, di Kuansing setelah operasi PETI, warga sudah mulai kembali beraktivitas di sungai seperti dahulu. Bahkan ada testimoni dari masyarakat yang mengatakan akan kembali menombak ikan di sungai karena airnya sudah jernih dan ikan-ikan mulai terlihat lagi.
Lihat Juga :