Kejari Malang dan Batu Periksa 20 Penerima Laptop Chromebook, Ada Kepala Sekolah hingga Kadisdik
Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, para saksi tersebut berstatus sebagai penerima bantuan. Karena seluruh proses pengadaan laptop dan pelaksanaannya, dikendalikan oleh kementerian di pusat. Tapi sejauh ini pihaknya menegaskan, tidak ada penyitaan dari barang bukti Laptop Chromebook tersebut. Sebab perangkat elektronik itu dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar di sekolah.
Baca juga: 6 Brigjen Pol Naik Pangkat Setelah Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri Awal Agustus 2025
"Tidak dilakukan penyitaan. Kalau disita, malah tidak bisa difungsikan. Selain melakukan pemeriksaan, kami juga menyita beberapa dokumen dari saksi tersebut. Namun kami tegaskan, mereka (saksi) hanya menerima bantuan, karena pejabat maupun pelaksananya dari kementerian pusat," jelasnya.
Kejari Kota Batu melalui Kasi Intelijen Kejari Kota Batu M. Januar Ferdian mengungkapkan, ada sebanyak 11 orang saksi yang diperiksa di wilayah Kota Batu. Para saksi ini merupakan penerima bantuan dari program digitalisasi pendidikan periode 2019 - 2022 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikristek) di bawah menteri Nadiem Makarim.
"Sebanyak 11 saksi diperiksa, terdiri dari unsur kepala sekolah SD hingga SMA di wilayah Kota Batu, yang diketahui sebagai penerima bantuan perangkat Chromebook dari pemerintah. Pemeriksaan berlangsung sejak 13 hingga 15 Agustus 2025 di kantor Kejari Batu," ucap Januar Ferdian.
Baca juga: 6 Brigjen Pol Naik Pangkat Setelah Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri Awal Agustus 2025
"Tidak dilakukan penyitaan. Kalau disita, malah tidak bisa difungsikan. Selain melakukan pemeriksaan, kami juga menyita beberapa dokumen dari saksi tersebut. Namun kami tegaskan, mereka (saksi) hanya menerima bantuan, karena pejabat maupun pelaksananya dari kementerian pusat," jelasnya.
Kejari Kota Batu melalui Kasi Intelijen Kejari Kota Batu M. Januar Ferdian mengungkapkan, ada sebanyak 11 orang saksi yang diperiksa di wilayah Kota Batu. Para saksi ini merupakan penerima bantuan dari program digitalisasi pendidikan periode 2019 - 2022 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikristek) di bawah menteri Nadiem Makarim.
"Sebanyak 11 saksi diperiksa, terdiri dari unsur kepala sekolah SD hingga SMA di wilayah Kota Batu, yang diketahui sebagai penerima bantuan perangkat Chromebook dari pemerintah. Pemeriksaan berlangsung sejak 13 hingga 15 Agustus 2025 di kantor Kejari Batu," ucap Januar Ferdian.
Lihat Juga :