Pengawasan Lemah, Narkoba Mudah Beredar di Lapas dan Rutan
Kamis, 10 September 2020 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
"Secara tidak langsung, sistem ini sudah membentuk pasar baru dan bukannya menyembuhkan, malah membuat kronis tingkat peredaran," terangnya. (Baca juga: Pengelola Bioskop: Semuanya Sudah Pontang-panting, Tak Ada yang Disalahkan )
Hinca menambahkan, selama ini juga, pihaknya sudah memberikan solusi yang disampaikan berulang kali disampaikan dalam banyak rapat bersama Menkumham. Pihaknya meminta untuk segera melakukan pendataan lalu pisahkan para napi bandar dan pengguna. "Kami juga minta optimalisasi Lapas Nusakambangan untuk menjadi rumah pembinaan para bandar," tuturnya.
Tak hanya itu, sambung Hinca, Komisi III DPR RI juga meminta untuk memasang alat penghilang sinyal atau jamming di seluruh lapas. Matikan komunikasi mereka, karena peredaran ada dalam genggaman telepon para bandar yang masih bisa menikmati fasilitas tersebut. "Harus digarisbawahi, siapapun penanggung jawab sebuah lapas, penyakit yang timbul selalu itu-itu saja. Tidak berubah," tegasnya.
Hinca menambahkan, selama ini juga, pihaknya sudah memberikan solusi yang disampaikan berulang kali disampaikan dalam banyak rapat bersama Menkumham. Pihaknya meminta untuk segera melakukan pendataan lalu pisahkan para napi bandar dan pengguna. "Kami juga minta optimalisasi Lapas Nusakambangan untuk menjadi rumah pembinaan para bandar," tuturnya.
Tak hanya itu, sambung Hinca, Komisi III DPR RI juga meminta untuk memasang alat penghilang sinyal atau jamming di seluruh lapas. Matikan komunikasi mereka, karena peredaran ada dalam genggaman telepon para bandar yang masih bisa menikmati fasilitas tersebut. "Harus digarisbawahi, siapapun penanggung jawab sebuah lapas, penyakit yang timbul selalu itu-itu saja. Tidak berubah," tegasnya.
(mhd)
Lihat Juga :