Balon Wawali Kota Depok Ini Mengaku Mendapat Candaan Tak Pantas dari Kubu Lawan
Kamis, 10 September 2020 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu ketika dikonfirmasi, Imam Budi Hartono menuturkan bahwa dirinya tidak bermaksud melakukan pelecehan. Saat itu kata Imam, dia sedang bersama Mohammad Idris bertemu dengan Pradi Supriatna serta Afifah Alia. Imam berusaha mencairkan suasana yang dirasa kaku.
“Jadi yang sebenarnya terjadi kan kita pasangan berdua nih paslon, baru ketemu di Rumah Sakit Hasan Sadikin kan. Iya kan nggak enak, gimana sih dua pasang terus kaku kan ketemu kan, pastikan enggak enak gitu,” katanya.
Dia menuturkan, saat dia melakukan ice breaking namun hanya Idris dan Pradi yang terlibat pembicaraan. “Bu Afifah nih enggak gabung gitu karena enggak tahu ya mungkin pendiam atau gimana, saya ajak bu Afifah supaya ngobrol-ngobrol sama kita juga gitu. Saat obrolan kita itu memang cenderung beliau (Afifah) tuh diam enggak ada sepatah kata pun keluar ya, jadi yang keluar hanya saya Bang Pradi, Pak Wali (Idris) itu saja. Pak Wali juga hanya sedikit senyum-senyum saja gitu, cuma kan karena pake masker, pake face shield enggak keliatan gitu wajah dari kita masing masing kan,” katanya.
Saat pembicaraan tengah berlangsung, Imam menuturkan ada seorang perawat yang datang untuk memberitahukan ihwal pembagian kamar. Lalu Imam menuturkan dirinya bertanya pada perawat tersebut apakah satu kamar akan diisi oleh masing-masing orang atau masing-masing paslon. “Terus saya tanya kan ini kamar sendiri atau berdua, dia (perawat) jawab sendiri-sendiri Pak. Oh enggak boleh berdua ya, terus saya ceritain kalau berdua saya sama Afifah cucu saya, saya bilang gitu,” ucapnya.
Imam menduga bahwa apa yang diucapkannya tidak terdengar jelas dan lengkap oleh Afifah Alia. “Cuma mungkin Afifah enggak denger kalimat berikutnya. Jadi enggak kedengaran bahwa cucu saya nama cucu saya tuh namanya Afifah dia enggak tau juga,” ucapnya.
“Jadi yang sebenarnya terjadi kan kita pasangan berdua nih paslon, baru ketemu di Rumah Sakit Hasan Sadikin kan. Iya kan nggak enak, gimana sih dua pasang terus kaku kan ketemu kan, pastikan enggak enak gitu,” katanya.
Dia menuturkan, saat dia melakukan ice breaking namun hanya Idris dan Pradi yang terlibat pembicaraan. “Bu Afifah nih enggak gabung gitu karena enggak tahu ya mungkin pendiam atau gimana, saya ajak bu Afifah supaya ngobrol-ngobrol sama kita juga gitu. Saat obrolan kita itu memang cenderung beliau (Afifah) tuh diam enggak ada sepatah kata pun keluar ya, jadi yang keluar hanya saya Bang Pradi, Pak Wali (Idris) itu saja. Pak Wali juga hanya sedikit senyum-senyum saja gitu, cuma kan karena pake masker, pake face shield enggak keliatan gitu wajah dari kita masing masing kan,” katanya.
Saat pembicaraan tengah berlangsung, Imam menuturkan ada seorang perawat yang datang untuk memberitahukan ihwal pembagian kamar. Lalu Imam menuturkan dirinya bertanya pada perawat tersebut apakah satu kamar akan diisi oleh masing-masing orang atau masing-masing paslon. “Terus saya tanya kan ini kamar sendiri atau berdua, dia (perawat) jawab sendiri-sendiri Pak. Oh enggak boleh berdua ya, terus saya ceritain kalau berdua saya sama Afifah cucu saya, saya bilang gitu,” ucapnya.
Imam menduga bahwa apa yang diucapkannya tidak terdengar jelas dan lengkap oleh Afifah Alia. “Cuma mungkin Afifah enggak denger kalimat berikutnya. Jadi enggak kedengaran bahwa cucu saya nama cucu saya tuh namanya Afifah dia enggak tau juga,” ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :