Revitalisasi SMPN 20 Diyakini Selesai Tepat Waktu, Legislator Tangsel Berikan Apresiasi
Minggu, 10 Agustus 2025 - 15:40 WIB
loading...
Revitalisasi SMPN 20 di Perumahan Permata Pamulang, Bakti Jaya, Tangerang Selatan ditargetkan selesai November 2025. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
TANGSEL - Revitalisasi SMPN 20 di Perumahan Permata Pamulang, Bakti Jaya, Tangerang Selatan ditargetkan selesai November 2025. Legislator DPRD Tangsel mengapresiasi komunikasi aktif pelaksana proyek dan mendapat dukungan warga setempat untuk pengerjaan hingga malam hari.
Penanggung jawab proyek pembangunan SMPN 20 Tangsel, Cahyo mengatakan, saat ini pengerjaan revitalisasi telah mencapai 25%. Ia yakin proyek pembangunan yang dimulai sejak Juni lalu selesai sesuai target yakni Desember.
"Pembangunan ini berlangsung selama 195 hari. Deadline hingga Desember, progres dimaksimalkan agar selesai sesuai target. Kami optimistis pengerjaan revitalisasi SMPN 20 akan tepat waktu," kata Cahyo, Minggu (10/8/2025). Baca juga: Telan Dana Rp16,9 Triliun, Kemendikdasmen akan Renovasi 13.763 Sekolah
Ia juga berterima kasih kepada warga di sekitar SMPN 20 yang memperbolehkan pekerjaan berlangsung hingga malam hari. Untuk memastikan tidak terjadi kebisingan berlebih, pekerjaan yang menimbulkan suara besar dikerjakan pada siang hari. ”Hal itu telah disepakati dalam perundingan bersama warga," jelasnya.
Meski berkejaran dengan waktu, Cahyo memastikan pengerjaan revitalisasi akan tetap mengutamakan kualitas dan standar ditetapkan. Pengerjaan revitalisasi diawasi berbagai pihak, termasuk kejaksaan.
"Tak hanya mengejar timeline pengerjaan, revitalisasi ini dipastikan menggunakan material dengan standar yang baik. Hal itu guna memastikan tidak ada kendala apapun saat gedung baru dengan 3 tingkat ini beroperasional untuk aktifitas belajar mengajar SMPN 20. Kami juga diawasi inspektorat Tangsel, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, hingga kejaksaan," ungkapnya.
Dengan bangunan tingkat tiga, SMPN 20 nantinya dapat menampung ribuan siswa. SMPN 20 juga memiliki berbagai fasilitas, seperti lapangan olahraga dan laboratorium.
Anggota DPRD Tangsel Paramitha Messayu mengapresiasi revitalisasi SMPN 20 yang telah berjalan baik karena komunikasi antara penanggung jawab proyek dengan warga telah berlangsung aktif. "Revitalisasi disertai komunikasi baik dengan warga akan menjadikan proses belajar mengajar nantinya berjalan lancar," pesan Paramitha mengapresiasi penanggungjawab proyek yang melakukan komunikasi aktif dengan warga.
Polikus PKS ini mengingatkan pembangunan infrastruktur (pendidikan) di Kota Tangerang Selatan sudah saatnya selalu melibatkan berbagai pihak agar kebermanfaatan dirasakan makin luas. Secara pribadi, sekretaris Fraksi PKS DPRD Tangsel ini mendorong agar berbagai proses pembangunan, khususnya revitalisasi sekolah di Tangsel berlangsung transparan melibatkan masyarakat. Baca juga: Revitalisasi SMPN 20 Tangsel Berlanjut, Warga Ingatkan Realisasi Tuntutan
Dengan langkah tersebut, masukan dan saran terbaik akan diterima. Dengan komunikasi baik, pembangunan infrastruktur bisa meningkatkan produktivitas peserta belajar dan mendukung proses belajar mengajar tanpa mengganggu hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, Tangerang Selatan adalah kota “mature” yang berdiri di saat wilayahnya telah existing. Tak heran pembangunan perlu diiringi peran aktif semua pihak, agar aman secara aturan dan juga manfaat dirasakan penuh oleh masyarakat. ”Saya sebagai wakil rakyat aktif membangun komunikasi dengan pimpinan kewilayahan, dinas terkait, dan tentu terus mendukung keterlibatan aktif masyarakat sekitar untuk kebaikan semua pihak," ujar sekretaris Bidang Energi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim DPP PKS ini.
Penanggung jawab proyek pembangunan SMPN 20 Tangsel, Cahyo mengatakan, saat ini pengerjaan revitalisasi telah mencapai 25%. Ia yakin proyek pembangunan yang dimulai sejak Juni lalu selesai sesuai target yakni Desember.
"Pembangunan ini berlangsung selama 195 hari. Deadline hingga Desember, progres dimaksimalkan agar selesai sesuai target. Kami optimistis pengerjaan revitalisasi SMPN 20 akan tepat waktu," kata Cahyo, Minggu (10/8/2025). Baca juga: Telan Dana Rp16,9 Triliun, Kemendikdasmen akan Renovasi 13.763 Sekolah
Ia juga berterima kasih kepada warga di sekitar SMPN 20 yang memperbolehkan pekerjaan berlangsung hingga malam hari. Untuk memastikan tidak terjadi kebisingan berlebih, pekerjaan yang menimbulkan suara besar dikerjakan pada siang hari. ”Hal itu telah disepakati dalam perundingan bersama warga," jelasnya.
Meski berkejaran dengan waktu, Cahyo memastikan pengerjaan revitalisasi akan tetap mengutamakan kualitas dan standar ditetapkan. Pengerjaan revitalisasi diawasi berbagai pihak, termasuk kejaksaan.
"Tak hanya mengejar timeline pengerjaan, revitalisasi ini dipastikan menggunakan material dengan standar yang baik. Hal itu guna memastikan tidak ada kendala apapun saat gedung baru dengan 3 tingkat ini beroperasional untuk aktifitas belajar mengajar SMPN 20. Kami juga diawasi inspektorat Tangsel, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, hingga kejaksaan," ungkapnya.
Dengan bangunan tingkat tiga, SMPN 20 nantinya dapat menampung ribuan siswa. SMPN 20 juga memiliki berbagai fasilitas, seperti lapangan olahraga dan laboratorium.
Anggota DPRD Tangsel Paramitha Messayu mengapresiasi revitalisasi SMPN 20 yang telah berjalan baik karena komunikasi antara penanggung jawab proyek dengan warga telah berlangsung aktif. "Revitalisasi disertai komunikasi baik dengan warga akan menjadikan proses belajar mengajar nantinya berjalan lancar," pesan Paramitha mengapresiasi penanggungjawab proyek yang melakukan komunikasi aktif dengan warga.
Polikus PKS ini mengingatkan pembangunan infrastruktur (pendidikan) di Kota Tangerang Selatan sudah saatnya selalu melibatkan berbagai pihak agar kebermanfaatan dirasakan makin luas. Secara pribadi, sekretaris Fraksi PKS DPRD Tangsel ini mendorong agar berbagai proses pembangunan, khususnya revitalisasi sekolah di Tangsel berlangsung transparan melibatkan masyarakat. Baca juga: Revitalisasi SMPN 20 Tangsel Berlanjut, Warga Ingatkan Realisasi Tuntutan
Dengan langkah tersebut, masukan dan saran terbaik akan diterima. Dengan komunikasi baik, pembangunan infrastruktur bisa meningkatkan produktivitas peserta belajar dan mendukung proses belajar mengajar tanpa mengganggu hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, Tangerang Selatan adalah kota “mature” yang berdiri di saat wilayahnya telah existing. Tak heran pembangunan perlu diiringi peran aktif semua pihak, agar aman secara aturan dan juga manfaat dirasakan penuh oleh masyarakat. ”Saya sebagai wakil rakyat aktif membangun komunikasi dengan pimpinan kewilayahan, dinas terkait, dan tentu terus mendukung keterlibatan aktif masyarakat sekitar untuk kebaikan semua pihak," ujar sekretaris Bidang Energi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim DPP PKS ini.
(poe)
Lihat Juga :