Pemilik Mobil Komando yang Dirusak oleh Oknum Diduga Pendukung KAMI Lapor Polisi

Kamis, 10 September 2020 - 16:30 WIB
loading...
Pemilik Mobil Komando...
Hilmi Dwi Putra, pengacara korban Ade Sopian menunjukkan surat laporan polisi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Ade Sopian (42), pemilik mobil komando yang digunakan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Cendikiawan Cipayung (ICC) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada Senin (7/9/2020), melapor ke Polrestabes Bandung, Kamis (10/9/2020).

Pelaporan ini dilakukan karena mobil komando tersebut dirusak oleh kelompok massa yang diduga pendukung Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). (BACA JUGA: Salah Manuver, Tank TNI Seruduk 4 Motor dan Gerobak saat Keluar dari Saguling )

"Yang dilaporkan oleh klien saya adalah para oknum kelompok yang diduga pendukung KAMI. Sebab mereka merusak mobil klien saya," kata Hilmi Dwi Putra, pengacara korban Ade Sopian ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung. (BACA JUGA: Aksi KAMI di Gedung Sate Ricuh, Massa Usir Kelompok Tandingan )

Hilmi mengemukakan, kronologi kejadian perusakan mobil komando terjadi pada Senin (7/9/2020) di depan Gedung Sate jalan Diponegoro Nomor 22, Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat sekitar pukul 09.00 WIB. (BACA JUGA: KAMI Bantah Usir Kelompok Tandingan di Gedung Sate, Ini Penjelasannya )

Sebelum perusakan terjadi, kelompok mahasiswa Ikatan Cendikia Cipayung (ICC) menyewa sebuah mobil komando lengkap dengan perangkat pengeras suara (sound system) milik korban Ade Sopian.

Mahasiswa ICC menggelar orasi kurang lebih 1 jam di depan Gedung Sate. Setelah itu sekitar pukul 10.20 WIB, terjadi kericuhan yang diduga dilakukan kelompok massa pendukung KAMI.

Sejumlah oknum melakukan pemukulan terhadap mahasiswa. Sebanyak 10 mahasiswa mengalami luka akibat pukulan. Lantaran terjadi kericuhan, kalangan mahasiswa yang sedang orasi terpaksa berhenti.

"Dalam insiden itu, tak hanya mahasiswa yang mengalami pemukulan, sopir mobil komando juga dipukul. Selanjutnya oknum merusak mobil mobil komando dan alat pengeras suara. Akibatnya, kaca lampu depan mobil pecah, genset dan sound system rusak," ujar Hilmi.

Dia menuturkan, pelaporan ini dilakukan karena Ade Sopian, wirausahawan kecil yang merasa dirugikan oleh aksi kekerasan kelompok massa diduga pendukung KAMI. "Kerugian yang diderita klien kami sekitar Rp10 juta. Klien kami ini kan wirausahawan kecil, üsahanya menyewakan mobil komando. Kasihan," tutur dia.

Hilmi menegaskan, pelaporan ini tidak berbau politis. Laporan ini murni terkait tindak kekerasan terhadap barang atau perusakan mobil komando oleh oknum ormas. "Kami sudah buat laporan dan berharap kasus ini diusut tuntas," tegas Hilmi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak KAMI membantah telah terjadi kericuhan di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung saat KAMI menggelar aksi.

Pengawas Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Moral KAMI Jabar Kolonel Purn Sugeng Waras mengatakan, pihaknya tidak melakukan pengusiran terhadap aktivis ICC dan Aliansi Mahasiswa Pasundan (AMP) sebagai kelompok tandingan. "Bukan. Tidak ada pengusiran saat aksi KAMI di Gedung Sate kemarin," tegas Sugeng saat dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (9/8/2020).
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Polisi Hentikan Kasus...
Polisi Hentikan Kasus Laporan Orang Tua Murid ke Guru Terkait Dugaan Kekerasan di Tangsel, Ini Alasannya
Laporan Istri Tewas...
Laporan Istri Tewas Dipatuk Ular Tidak Teregister, 4 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Polri
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Beredar Unggahan Hoaks...
Beredar Unggahan Hoaks Catut Namanya, Natalius Pigai Pertimbangkan Lapor Polisi
Rekomendasi
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved