Bus Sibualbuali, Perusahaan Bus yang Beroperasi Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Senin, 04 Mei 2020 - 05:50 WIB
loading...
Bus Sibualbuali, Perusahaan...
Bus Sibualbuali sudah tak asing lagi bagi masyarakat Tapanuli Bagian Selatan. (Foto/Ist)
A A A
BAGI masyarakat di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Bus Sibualbuali sudah tak asing lagi. Bus ini sudah mengangkut jutaan penumpang dari Tapanuli bagian Selatan menuju sejumlah kota di Sumatera Utara (Sumut) hingga luar provinsi.

Mungkin tidak banyak yang tahu bagaimana sejarah bus pertama di Tabagsel ini. Sibual buali diambil dari nama salah satu Gunung di Tapsel yakn Sibualbuali. Kantor pusat perusahaan oto bus ini di Jalan Sisingamagaraja Batunadua, Kota Padangsidimpuan sudah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka. Perusahaan bus ini didirikan oleh Sutan Pangurabaan Pane di Sipirok pada 1937.

Sutan Panguraban merupakan seorang pengusaha hasil bumi andal yang tidak hanya beroperasi di Sipirok. Namun dia juga memiliki usaha di Kotanopan dan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Sejatinya, Sutan Pangurabaan Pane bukan seorang ahli transportasi. Dia berlatar belakang wartawan dan penulis di Tapsel yang kemudian lebih dikenal sebagai ayah dari tokoh-tokoh terkenal Sanusi Pane, Armijn Pane, dan Lafran Pane. Pada awalnya berdirinya perusahaan bus ini tidaklah mudah.

Tidak adanya peraturan atau tata tertib yang mengatur mengakibatkan kesulitan bagi sopir dan karyawan yang berujung kepada keributan dan kerusuhan untuk saling mendapatkan penumpang. Para sopir saat itu saling kejar-kejaran untuk mendapatkan penumpang.

Kondisi tersebut kian hari semakin memburuk. Sutan Pangurabaan Pane membuat ide untuk menggembleng para pengusaha dan karyawan angkutan agar dibentuk suatu organisasi modern.

Tujuan dari penggemblengan itu agar jam keberangkatan diatur sehingga tidak terjadi lagi keributan yang berujung perkelahian,” ujar Direktur Fa OPD (Firma Oto Dinas Pengangkutan) Sibualbuali Mhd Husin Siregar kepada SINDONews ketika berbincang di loket Sibualbuali, baru baru ini.

Ternyata, terobosan dan sistem tersebut menjadi contoh bagi pemerintah Kolonial Belanda, sehingga setiap otobis pada saat itu harus mempunyai izin trayek dan jam keberangkatan. “Ide yang dicetus oleh pendiri Sibualbuali itu ternyata diadopsi oleh pemerintah Belanda, hingga saat ini,”ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dishub Jakarta: Bus...
Dishub Jakarta: Bus Tak Lolos Ramp Check Dilarang Beroperasi Angkut Pemudik
Bus Budiman Tabrak Tronton...
Bus Budiman Tabrak Tronton Muatan Semen di Sleman, 5 Penumpang Terluka
Bus Pahala Kencana Terbakar...
Bus Pahala Kencana Terbakar Hebat di Tol Jombang, Seluruh Penumpang Selamat
Bus AKAP di Terminal...
Bus AKAP di Terminal Mandala Jalani Ramcek, Penggunaan Telolet Dilarang
Viral Maling Laptop...
Viral Maling Laptop di Bus Malam Ditangkap, Pelakunya Ternyata 2 Orang
Bus AKAP Terguling di...
Bus AKAP Terguling di Kolaka Utara, 22 Penumpang Terluka
Hino Luncurkan Bus 4x4...
Hino Luncurkan Bus 4x4 Terbaru untuk Medan Berat di GIICOMVEC 2026
Pastikan Pemudik Selamat...
Pastikan Pemudik Selamat hingga Kampung Halaman, Hino Kumpulkan 30 Oto Bus di Jateng
Neoplan Jumbocruiser,...
Neoplan Jumbocruiser, Leluhur Bus Tingkat Ganda Terbesar yang Ada
Rekomendasi
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved