Ketua DPD RI dan GIM Lepas Ekspor Kopi Rejang Lebong ke Luar Negeri
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Selama lebih dari lima tahun, PT GIM secara konsisten membina lebih dari 1.000 petani kopi robusta di wilayah Rejang Lebong, sekaligus mengembangkan model kemitraan dan rantai pasok yang berkelanjutan. Bengkulu merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia, lebih dari 80.000 ton per tahun lahir dari daerah ini.
Kabupaten Rejang Lebong sendiri menjadi sentra utama, dikenal akan kopi robustanya yang bercita rasa khas, body tebal, pahit seimbang, dan aroma earthy yang kuat.
Baca juga: Mendag Lepas Ekspor 10 Kontainer Kopi Deliserdang Senilai USD1,48 Juta ke Amerika
“Ekspor kopi ini bukan hanya kebanggaan bagi daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa komoditas lokal Indonesia memiliki daya saing global. Saya mengapresiasi langkah Farmaklik dan PT GIM yang telah membuka jalan bagi petani kopi di Rejang Lebong untuk naik kelas,” ujarnya.
Presiden Direktur Farmaklik Group Ridho M. Sakti, menyatakan ekspor ini adalah bagian dari misi strategis perusahaan untuk memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok komoditas global. Bukan hanya di sektor kesehatan, tetapi juga pangan dan pertanian.
Kabupaten Rejang Lebong sendiri menjadi sentra utama, dikenal akan kopi robustanya yang bercita rasa khas, body tebal, pahit seimbang, dan aroma earthy yang kuat.
Baca juga: Mendag Lepas Ekspor 10 Kontainer Kopi Deliserdang Senilai USD1,48 Juta ke Amerika
“Ekspor kopi ini bukan hanya kebanggaan bagi daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa komoditas lokal Indonesia memiliki daya saing global. Saya mengapresiasi langkah Farmaklik dan PT GIM yang telah membuka jalan bagi petani kopi di Rejang Lebong untuk naik kelas,” ujarnya.
Presiden Direktur Farmaklik Group Ridho M. Sakti, menyatakan ekspor ini adalah bagian dari misi strategis perusahaan untuk memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok komoditas global. Bukan hanya di sektor kesehatan, tetapi juga pangan dan pertanian.
Lihat Juga :