Kereta Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, 5 Gerbong Keluar Rel
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 18:57 WIB
loading...
Kereta Api (KA) Argo Bromo Agrek jurusan Surabaya Pasar Turi-Gambir anjlok di Kilometer (Km) 124 Stasiun Pagaden Subang, Jawa Barat pada Jumat (1/8/2025). Foto/Ist
A
A
A
SUBANG - Kereta Api (KA) Argo Bromo Agrek jurusan Surabaya Pasar Turi-Gambir anjlok di Kilometer (Km) 124 Stasiun Pagaden Subang, Jawa Barat pada Jumat (1/8/2025). Akibat kejadian kereta anjlok tersebut, lima rangkaian gerbong keluar dari rel kereta api.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, kereta api yang tergelincir itu membawa penumpang itu melaju dari arah Jawa menuju Jakarta.
Baca juga: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Truk di Perlintasan Bowerno-Babat
"Lima gerbong terakhir keluar rel. Dalam kejadian tersebut informasi sementara tidak ada Korban Jiwa," kata Kabid Humas.
Kombes Hendra menyatakan, sampai saat ini, lima gerbong yang tergelincir belum bisa dievakuasi. PT KAI menyiapkan 5 bus untuk mengangkut penumpang ke Stasiun Gambir.
"Kemungkinan malam ini akan dikebut pemindahannya karena kereta lainnya akan lewat," ujar Kombes Hendra.
Sementara itu, Manajer Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegaden Baru.
Baca juga: Braak! Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek Rusak Usai Tertemper Mobil di Grobogan
"PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat kejadian anjlok Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir di lintas Pegaden Baru pada Jumat 1 Agustus 2025," kata Manajer Humas PT KAI Daop 3.
Muhibuddin menyatakan, insiden itu terjadi pukul 15.47 WIB di emplasemen Stasiun Pegaden Baru dan menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api, khususnya pada jalur hulu dan hilir lintas utara antara Jakarta-Cirebon.
“Kedua jalur rel untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang menggalami musibah tersebut," ujar Muhibuddin.
"Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan para penumpang. Atas nama KAI, kami memohon maaf atas insiden yang terjadi,” tutunya.
Selanjutnya, kata Muhibuddin, KAI melakukan upaya evakuasi terhadap penumpang dan menyiapkan bus agar penumpang dapat melanjutkan ke tempat tujuan. Selain itu juga akan dilalukan evakuasi rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.
"Bagi perjalanan KA yang akan melintas di wilayah tersebut, KAI melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan oper stapen," ucap Muhibuddin.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, kereta api yang tergelincir itu membawa penumpang itu melaju dari arah Jawa menuju Jakarta.
Baca juga: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Truk di Perlintasan Bowerno-Babat
"Lima gerbong terakhir keluar rel. Dalam kejadian tersebut informasi sementara tidak ada Korban Jiwa," kata Kabid Humas.
Kombes Hendra menyatakan, sampai saat ini, lima gerbong yang tergelincir belum bisa dievakuasi. PT KAI menyiapkan 5 bus untuk mengangkut penumpang ke Stasiun Gambir.
"Kemungkinan malam ini akan dikebut pemindahannya karena kereta lainnya akan lewat," ujar Kombes Hendra.
Sementara itu, Manajer Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegaden Baru.
Baca juga: Braak! Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek Rusak Usai Tertemper Mobil di Grobogan
"PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat kejadian anjlok Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir di lintas Pegaden Baru pada Jumat 1 Agustus 2025," kata Manajer Humas PT KAI Daop 3.
Muhibuddin menyatakan, insiden itu terjadi pukul 15.47 WIB di emplasemen Stasiun Pegaden Baru dan menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api, khususnya pada jalur hulu dan hilir lintas utara antara Jakarta-Cirebon.
“Kedua jalur rel untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang menggalami musibah tersebut," ujar Muhibuddin.
"Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan para penumpang. Atas nama KAI, kami memohon maaf atas insiden yang terjadi,” tutunya.
Selanjutnya, kata Muhibuddin, KAI melakukan upaya evakuasi terhadap penumpang dan menyiapkan bus agar penumpang dapat melanjutkan ke tempat tujuan. Selain itu juga akan dilalukan evakuasi rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.
"Bagi perjalanan KA yang akan melintas di wilayah tersebut, KAI melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan oper stapen," ucap Muhibuddin.
(shf)
Lihat Juga :