Pakar Hukum Ungkap Kejanggalan Kematian Diplomat Muda Kemlu Arya Daru

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:41 WIB
loading...
Pakar Hukum Ungkap Kejanggalan...
Praktisi hukum dan HAM Nicholay Aprilindo mengungkap adanya kejanggalan dalam kematian diplomat muda Kemlu Arya Daru Pangayunan. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Polda Metro Jaya terkait kematian Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) menuai polemik di masyarakat. Salah satunya dari Praktisi hukum dan HAM Nicholay Aprilindo yang menilai ada kejanggalan dalam kematian ADP.

“Jadi kalau saya lihat pernyataan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sangat prematur dan ada pertentangan,” katanya saat diwawancarai Sindonews TV, dikutip Rabu (30/7/2025).

Nicholai mengungkap, berdasarkan keterangan ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu jelas dikatakan penyebab kematian dari korban akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran napas atas yang menyebabkan mati lemas. “Berarti ada suatu kejadian itu,” ucapnya.

Baca juga: Polisi: Tak Ditemukan Peristiwa Pidana Terhadap Diplomat Arya Daru Pangayunan

Pada saat dilakukan otopsi RSCM, kata dia, ahli forensik mengatakan ditemukan ada luka terbuka dangkal dengan tepi tidak rata pada bibir bagian dalam bawah, kemudian luka lecet pada pipi kanan dan leher, yakni satu di pipi kanan dan lima luka di leher, memar pada kelopak atas mata kiri bibir bawah bagian dalam ,memar pada lengan atas kanan dan bawah kanan

Kemudian tenggorokan mengeluarkan lendir dan busa halus putih kemerahan. Ditemukan sembab paru, terjadi pembengkakan paru, pelebaran pembuluh darah dan bintik-bintik pedarahan, darah berwarna gelap dan encer. Gambaran kekurangan oksigen akut pada jantung, ditemukan kekerasan benda tumpul dan tidak ditemukan penyakit pada organ tubuh ADP

Baca juga: Dokter Forensik Temukan Luka di Bibir dan Leher Arya Daru
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Kasus Ijazah Palsu Jokowi...
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Janggal, Troya Minta Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polisi
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Dandhy Laksono soal Film Pesta Babi, Polisi Lakukan Pendalaman
Sikapi Putusan Praperadilan...
Sikapi Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Polda Metro Jaya Bakal Koordinasi dengan Oditur Militer
Rekomendasi
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved