Peradaban Kerajaan Kalingga di Bawah Ratu Jay Shima dengan Kepercayaan Siwa

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:51 WIB
loading...
Peradaban Kerajaan Kalingga...
Ratu Jay Shima menjadi penguasa perempuan pertama di Tanah Jawa. Foto/SindoNews
A A A
SEMARANG - Ratu Jay Shima menjadi penguasa perempuan pertama di Tanah Jawa. Dia memerintah di Kerajaan Kalingga , yang diwariskan dari suaminya. Konon suami dari Jay Shima pula yang merintis kerajaan di utara Pulau Jawa ini. Sosoknya adalah Kartikeyasingha, putra Sribuja raja Melayu dari Palembang.

Sesudah menjabat sebagai raja di Kalingga, konon Kartikeyasingha menikahi Jay Shima, yang merupakan putri seorang pendeta dari wilayah Sriwijaya. Tapi ada sumber lain, bahwa Jay Shima merupakan putri Hyang Sailendra atau cucu Santanu.

Diketahui bahwa semasa pemerintahan Kartikeyasingha, rakyat Kalingga sudah mengenal peradaban dan memiliki agama. Pendapat ini berdasarkan Prasasti Tukmas dan Prasasti Sojomerto, dikutip dari "Hitam Putih Kekuasaan Raja-raja Jawa: Intrik, Konspirasi Perebutan Tahta, dan Wanita" dikutip SindoNews, Rabu (30/7/2025).

Baca juga: Kisah Raja Sanjaya Mendirikan Kerajaan Mataram Kuno dan Kemunduran Kerajaan Kalingga

Prasasti Tukmas yang bertuliskan dengan huruf Pallawa dan ditemukan di Dakawu, Lebak, Grabag, Magelang, Jawa Tengah tersebut bergambarkan trisula, kendi, kapak, kelasangka, cakra, dan bunga teratai. Lambang-lambang keeratan hubungan antara manusia dengan dewa-dewa Hindu aliran Siwa. Sementara, Prasasti Sojomerto yang ditemukan di Sojomerto, Reban, Batang, Jawa Tengah menunjukkan sifat keagamaan Siwais atau identik dengan Hindu.

Kedua prasasti ini menunjukkan masyarakat Kalingga era pemerintahan Kartikeyasingha beragama Hindu, namun menurut Berita Cina bahwa masyarakat Kalingga beragama Buddha. Pendapat Berita Cina tersebut berdasarkan kisah bahwa pendeta Buddha dari Cina yang bernama Hwi-ning datang ke Kalingga pada tahun 644.

Baca juga: Ratu Shima Penguasa Kerajaan Kalingga, Tegas Tegakkan Hukum dan Suka Beri Hadiah ke Rakyatnya

Maksud kedatangan pendeta Hwi-ning tersebut untuk menerjemahkan salah satu kitab suci agama Buddha Hinayana, yang berbahasa Sanskerta ke dalam Bahasa Cina. Usaha penerjemahan itu dibantu oleh pendeta Kalingga yang bernama Janabadra.

Sewaktu menjadi raja, Kartikeyasingha yang menjalin hubungan dengan Cina tersebut memiliki permaisuri bernama Ratu Jay Shima, putri dari seorang pendeta dari wilayah Kerajaan Melayu. Perkawinannya dengan Ratu Jay Shima, Kartikeyasingha memiliki dua orang putra, yakni Parwati dan Narayana (Iswara).

Kelak, Parwati menikah dengan Jalantara atau Rahyang Mandiminyak (putra mahkota Kerajaan Galuh) yang kemudian melahirkan Sannaha (istri Bratasenawa) dan bercucu Sanjaya. Sedangkan, Narayana atau Iswara yang berputra Dewa Singha kelak menjadi raja di Kalingga Selatan.

Berdasarkan uraian itu dapat dikatakan Kartikeyasingha, adalah leluhur raja-raja Kalingga Selatan dan Medang, Mataram, yang merupakan Dinasti Sanjaya, yang beragama Hindu. Sesudah Kartikeyasingha mangkat di Gunung Mahameru, pada tahun 674, Ratu Jay Shima naik tahta di Kalingga.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Kisah 2 Utusan Pajang...
Kisah 2 Utusan Pajang Beri Laporan Palsu ke Sultan Hadiwijaya demi Lindungi Senopati di Mataram
Rebutan Takhta hingga...
Rebutan Takhta hingga Wanita Jadi Penyebab Pemberontakan Berdarah Era Kalingga dan Mataram
Daftar Raja Kerajaan...
Daftar Raja Kerajaan Sriwijaya, dari Awal hingga Masa Keruntuhan
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
3 Kerajaan di Indonesia...
3 Kerajaan di Indonesia yang Sezaman dengan Nabi Muhammad SAW
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Dian Sastro Hadiri Perayaan...
Dian Sastro Hadiri Perayaan Waisak di Borobudur, Ternyata Ini Alasannya!
Prabowo: Waisak Momentum...
Prabowo: Waisak Momentum Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa
Rekomendasi
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved