Kisah Pangeran Diponegoro Diburu Belanda, Lolos saat Dikepung di Sungai Progo
Selasa, 29 Juli 2025 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Operasi pengejaran Pangeran Diponegoro dilakukan mengerahkan 1.258 pasukan dalam tiga koloni di bawah komando langsung Jenderal De Kock. Pengejaran ini diawali dengan titik awal di Bantul.
Kolone pertama di bawah Mayor Sollewijn, kolone kedua dipimpin oleh Kapten van de Polder, dan kolone ketiga, yang berada di tengah, dipimpin oleh Jenderal de Kock sendiri.
Sebagaimana dikisahkan pada buku "Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia", kolone pertama yang bergerak ke Desa Jeblok dihadang oleh pasukan Diponegoro. Di sana, terjadi pertempuran hebat, sedangkan kolone kędua dan ketiga bergerak ke Kasihan.
Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini, diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi. Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam.
Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Pangeran Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo.
Kolone pertama di bawah Mayor Sollewijn, kolone kedua dipimpin oleh Kapten van de Polder, dan kolone ketiga, yang berada di tengah, dipimpin oleh Jenderal de Kock sendiri.
Sebagaimana dikisahkan pada buku "Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia", kolone pertama yang bergerak ke Desa Jeblok dihadang oleh pasukan Diponegoro. Di sana, terjadi pertempuran hebat, sedangkan kolone kędua dan ketiga bergerak ke Kasihan.
Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini, diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi. Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam.
Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Pangeran Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo.
Lihat Juga :