Dukung Energi Terbarukan, Kemenristek Apresiasi Inovasi Biofuel dari Minyak Sawit
Kamis, 10 September 2020 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Dengan demikian dapat membantu kebutuhan bahan bakar fosil dalam negeri yang sangat tinggi.“Bahan bakar minyak sawit merupakan komoditas sumber daya alam terbarukan di Indonesia yang jumlahnya berlimpah. Biofuel juga memberi peluang terhadap pemberdayaan petani sawit rakyat dalam industri bahan baku biohidrocarbon, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka,” paparnya.
Penggunaan bahan bakar green diesel D100 pada kendaraan tidak akan menurunkan kinerja mesin atau menuntut dilakukan modifikasi tertentu pada mesin sebagaimana yang terjadi pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar biodiesel B30 yang berbasis Fatty Acid Methyl Ester (FAME). (BACA JUGA: Ayah Tega Merudapaksa Anak Gadisnya, Abang Kandung Tak Kalah Bejadnya)
Jumain Appe juga menegaskan bahwa webinar ini bertujuan untuk mengetahui cara Brazil dalam mengimplementasikan kebijakan pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis tebu. Brazil akan menyajikan teknologi yang digunakan didalam memproduksi bahan bakar nabati.
“Semoga acara ini memberikan keuntungan bagi masing masing negara. Kita belajar bagaimana cara Brazil membuat kebijakan penentuan harga tebu dan gula. Dengan demikian Indonesia dapat tips membuat regulasi dalam penentuan harga sawit dan minyak sawit. Setelah industri bahan bakar nabati sudah stabil, Brazil pun bersedia membeli bahan bakar milik kita,” tutur Jumain Appe.
Penggunaan bahan bakar green diesel D100 pada kendaraan tidak akan menurunkan kinerja mesin atau menuntut dilakukan modifikasi tertentu pada mesin sebagaimana yang terjadi pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar biodiesel B30 yang berbasis Fatty Acid Methyl Ester (FAME). (BACA JUGA: Ayah Tega Merudapaksa Anak Gadisnya, Abang Kandung Tak Kalah Bejadnya)
Jumain Appe juga menegaskan bahwa webinar ini bertujuan untuk mengetahui cara Brazil dalam mengimplementasikan kebijakan pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis tebu. Brazil akan menyajikan teknologi yang digunakan didalam memproduksi bahan bakar nabati.
“Semoga acara ini memberikan keuntungan bagi masing masing negara. Kita belajar bagaimana cara Brazil membuat kebijakan penentuan harga tebu dan gula. Dengan demikian Indonesia dapat tips membuat regulasi dalam penentuan harga sawit dan minyak sawit. Setelah industri bahan bakar nabati sudah stabil, Brazil pun bersedia membeli bahan bakar milik kita,” tutur Jumain Appe.
(vit)
Lihat Juga :