Khawatir Muncul Klaster Baru, Pemkot Belum Buka Sekolah Tatap Muka

Kamis, 10 September 2020 - 09:35 WIB
loading...
Khawatir Muncul Klaster...
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak ingin terburu-buru membuka sekolah tatap muka. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak ingin terburu-buru membuka sekolah tatap muka . Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengaku khawatir akan ada klaster baru jika aktivitas belajar di sekolah dilakukan. Baca : Masa Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 19 September

"Kita tidak mau menambah resiko penularan, resiko tumbuhnya klaster baru khususnya pada anak-anak didik kita," kata Rudy kepada SINDOnews, kemarin.

Dia menambahkan tanggungjawab Pemkot Makassar berada pada jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP. Usia ini, menurut Rudy sangat rentan terpapar penyakit dan terlalu beresiko jika dibiarkan. "Kita menunggu dan lihat perkembangan dulu. Biarlah daerah lain kalau mau coba-coba buka. Itu kita jadikan riset bagaimana efek dari pembukaan itu," tegasnya.

Meski aktivitas belajar di sekolah belum dibolehkan, namun Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya konsep belajar tatap muka. Hanya saja, konsep itu baru diterapkan jika sudah ada izin resmi dari Pemkot Makassar . Apalagi saat ini Kota Makassar masih berstatus zona merah, meski diakui kasus covid mulai melandai.

"Segala sesuatu untuk memulai sekolah tatap muka ini kita sudah siapkan, cuma untuk pelaksanaannya kita tetap merujuk pada edaran pak wali," kata Kepala Bidang PAUD Disdik Makassar, Hikmah Manganni.

Hikmah menyebutkan saat ini sudah ada beberapa kecamatan yang kasusnya mulai melandai. Namun masih ada pula wilayah yang statusnya masih zona merah. "Tapi ini kita koordinasikan terus dengan tim gugus dan Dinas Kesehatan," ujarnya. Baca Juga : Besok, Pejabat Pemkot Makassar Mulai Lakukan Swab Test

Di tengah kondisi seperti sekarang ini, berbagai upaya telah dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berlangsung. Apalagi tidak semua siswa memiliki gawai untuk bisa mengikuti pembelajaran online.

Sehingga, kata Hikmah ada beberapa sekolah yang menugaskan satu guru untuk mengajar maksimal lima orang siswa dalam satu tempat. Tujuannya agar tidak ada siswa yang ketinggalan pelajaran. "Kita berharap tetap ada kontrol ataupun pengawasan terkait dengan aktivitas belajar tersebut," tuturnya. Baca Lagi : Gubernur Berharap Tidak Ada Klaster Baru COVID-19 di Pilkada 2020
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Sosiolog Unair Sebut...
Sosiolog Unair Sebut Sekolah Masuk Jam 5 Pagi di NTT Timbulkan Kekerasan Simbolik
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Rekomendasi
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Infografis
Bakteri Baru Muncul...
Bakteri Baru Muncul dari Semburan Air Panas Bawah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved