Arman Christian Teman Sekamar di KBRI Myanmar Yakin Diplomat Arya Daru Korban Pembunuhan Berencana
Kamis, 24 Juli 2025 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Arman menegaskan dirinya bersama rekan-rekannya yakin ADP menjadi korban pembunuhan berencana.
“Bukan hanya saya pribadi, teman-teman yang lain berpikiran yang sama. Ini pasti ada tindakan pembunuhan. Pembunuhan yang sangat berencana rapi, teroganisir lah istilahnya. Sedangkan, kalau ada yang bilang bunuh diri, itu saya tidak yakin, kemudian ada lagi opini baru tindakan fetish itu juga saya tidak yakin,” ucapnya.
Arman menyebut almarhum sebagai sosok yang baik dan profesional selama bekerja bersama di KBRI Myanmar. "Saya pernah tinggal satu compound bahkan satu kamar dengan almarhum selama hampir setahun. Tidak pernah ada gelagat aneh atau kecurigaan seperti yang diberitakan di media, soal tindakan fetish atau kelainan seksual. Saya tidak melihat itu sama sekali," tegasnya.
Menurut Arman, ADP justru dikenal sebagai sosok yang membantu banyak rekan kerjanya. "Almarhum mulai bertugas di KBRI Myanmar sejak 2011, saya baru masuk 2012. Dia banyak membantu saya dalam pekerjaan, berbagi pengalaman, bahkan mengajari teknik fotografi karena dia hobi fotografi. Saya banyak belajar dari dia," ungkapnya.
“Bukan hanya saya pribadi, teman-teman yang lain berpikiran yang sama. Ini pasti ada tindakan pembunuhan. Pembunuhan yang sangat berencana rapi, teroganisir lah istilahnya. Sedangkan, kalau ada yang bilang bunuh diri, itu saya tidak yakin, kemudian ada lagi opini baru tindakan fetish itu juga saya tidak yakin,” ucapnya.
Arman menyebut almarhum sebagai sosok yang baik dan profesional selama bekerja bersama di KBRI Myanmar. "Saya pernah tinggal satu compound bahkan satu kamar dengan almarhum selama hampir setahun. Tidak pernah ada gelagat aneh atau kecurigaan seperti yang diberitakan di media, soal tindakan fetish atau kelainan seksual. Saya tidak melihat itu sama sekali," tegasnya.
Menurut Arman, ADP justru dikenal sebagai sosok yang membantu banyak rekan kerjanya. "Almarhum mulai bertugas di KBRI Myanmar sejak 2011, saya baru masuk 2012. Dia banyak membantu saya dalam pekerjaan, berbagi pengalaman, bahkan mengajari teknik fotografi karena dia hobi fotografi. Saya banyak belajar dari dia," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :