PSBB Jakarta Kembali ke Awal

Kamis, 10 September 2020 - 05:59 WIB
loading...
A A A
Tim Pakar Penanganan Satuan Tugas Covid-19 , Dewi Nur Aisyah, mengungkapkan,Pulau Jawa dan Bali berkontribusi tertinggi pada jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air. Kontribusi kedua pulau tersebut sebesar 64,2% dari jumlah akumulasi kasus Covid-19 di negeri ini. ”Jadi memang cukup besar kontribusinya, sebesar 64,2%, yaitu dengan jumlah total kasus 104.590 ini per tanggal 6 September 20202,” papar Dewi dalam diskusi di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, kemarin. (Baca juga: Lebih dari 1 Miliar Orang Beresiko Mengungsi Pada 2050)

Walaupun kontribusi Pulau Sumatera menempati posisi kedua, 11,3%, persentase ini hampir enam kali lipat dari kontribusi Pulau Jawa dan Bali. Dewi pun menjelaskan bahwa kasus aktif adalah jumlah kasus yang menggambarkan orang positif Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri. “Jadi, kasus aktif itu memang adalah jumlah kasus yang menggambarkan jumlah orang yang sedang sakit. Bisa bentuknya sedang dirawat di rumah sakit, isolasi mandiri, namun memang artinya sedang sakit nih,” urainya.

Dewi mengungkapkan, Jawa-Bali menyumbangkan angka kematian Covid-19 tertinggi di Tanah Air. Kedua pulau ini menyumbangkan 4,82% dengan jumlah kasus kematian di Jawa-Bali sebesar 5.518 orang per 6 September 2020. “Kita bisa melihat angka kematian. Memang kalau kita lihat angka kematian yang tertinggi memang di Pulau Jawa dan Bali yaitu 4,82%,” katanya.

Jumlah angka kematian dari kontribusi Jawa-Bali ini memengaruhi persentase dari angka kematian secara nasional. Total, angka persentase kematian nasional saat ini 4,1% dari 8.230 kematian per 8 September 2020. ‘’Ini kontribusi kematiannya bisa jadi memang lebih tinggi dari Jawa dan Bali yang akan memengaruhi juga angka nasional,” ucap Dewi. (Lihat videonya: Limbah Medis Rumah Sakit Cemari Sungai Cisadane)

Meskipun fasilitas kesehatan di Jawa dan Bali lebih banyak dibandingkan Pulau lain di Indonesia, jumlah orang yang sakit juga akan membebani fasilitas rumah sakit yang ada. “Meskipun fasilitas kesehatan di Jawa dan Bali lebih banyak, tapi ketika jumlah orang yang sakit itu juga akan sangat banyak pasti juga akan membebani fasilitas rumah sakit yang ada. Rumah sakit yang ada pasti kewalahan, tidak akan sanggup menerima pasien sebegitu banyaknya dalam satu waktu,” ungkapnya.

Dewi pun menyebut perlunya upaya menekan agar tidak ada lagi yang tertular Covid-19. “Jadi yang harus kita upayakan adalah jangan sampai sakit. Kalau misal kita tertular, kita sakit di rumah sakit. Orang juga banyak yang menularkan. Ini pasti kapasitas rumah sakit akan segera penuh. Ini adalah tantangan karena akan sulit untuk menangani pasien yang benar-benar dalam kondisi kritis untuk sembuh karena terbatasnya kapasitas yang ada,” ujarnya. (Bima Setiadi/Binti Mufarida)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved