Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Anak KDM, Polisi Periksa 10 Saksi
Senin, 21 Juli 2025 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
Saat gerbang pendopo dibuka, massa menyerbu berebut masuk. Aparat keamanan lalu menutup sebagian gerbang pendopo masuk untuk mengantisipasi kericuhan di tempat makan. Namun, langkah tersebut tak cukup menahan desakan massa dari luar.
"Masyarakat yang berdatangan dari luar itu lebih banyak. Mereka mau masuk semua. Sehingga ketika dibatasi seberapa, akhirnya dorongan dari dari luar sangat deras," tutur Kombes Hendra.
Kabid Humas mengatakan, penutupan sebagian gerbang pendopo justru menyebabkan penumpukan massa. Akibatnya, sejumlah warga terjatuh dan terinjak-injak.
Beberapa di antaranya mengalami cedera seperti lebam, keseleo, dan pingsan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. "Para korban terjatuh, kemudian terinjak-injak di sini (gerbang pendopo)," ucap Kabid Humas.
Sementara itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyatakan siap diperiksa polisi jika diminta memberikan keterangan terkait insiden dalam acara syukuran tersebut. "Enggak ada masalah. Kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau saya, kan kalau ada panggilan harus datang dan memberikan keterangan secara benar," kata gubernur yang akrab disapa KDM itu.
"Masyarakat yang berdatangan dari luar itu lebih banyak. Mereka mau masuk semua. Sehingga ketika dibatasi seberapa, akhirnya dorongan dari dari luar sangat deras," tutur Kombes Hendra.
Kabid Humas mengatakan, penutupan sebagian gerbang pendopo justru menyebabkan penumpukan massa. Akibatnya, sejumlah warga terjatuh dan terinjak-injak.
Beberapa di antaranya mengalami cedera seperti lebam, keseleo, dan pingsan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. "Para korban terjatuh, kemudian terinjak-injak di sini (gerbang pendopo)," ucap Kabid Humas.
Sementara itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyatakan siap diperiksa polisi jika diminta memberikan keterangan terkait insiden dalam acara syukuran tersebut. "Enggak ada masalah. Kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau saya, kan kalau ada panggilan harus datang dan memberikan keterangan secara benar," kata gubernur yang akrab disapa KDM itu.
(zik)
Lihat Juga :