Polda Jabar Ambil Alih Kasus Tragedi Tiga Warga Tewas di Pesta Rakyat Pernikahan Anak KDM
Senin, 21 Juli 2025 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, tragedi itu terjadi di Pendopo Garut pada Jumat 18 Juli 2025. Polisi menyebut ribuan warga berdesakan di gerbang pendopo untuk mendapatkan makanan gratis yang disediakan panitia sekitar 5.000 paket.
Sedangkan massa yang datang hampir dua kali lipat dari jumlah ketersediaan makanan. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia akibat berdesakan dan terinjak-injak. Selain itu, 30 orang pingsan dan luka-luka.
Baca juga; 3 Orang Tewas di Pesta Rakyat Anaknya, KDM: Saya Tidak Tahu Acara Itu!
"Kronologi awalnya, di pendopo disiapkan paket makanan gratis. Jumlahnya, informasi awal yang kami dapatkan adalah 5.000 pack. Masyarakat mengantre di luar pintu pendopo," kata Kabid Humas.
Sebelum acara dimulai, ujar Kombes Hendra, ribuan warga Garut dan luar derah sudah memadati kawasan pendopo. Mereka datang sejak pagi hari untuk menghadiri berbagai kegiatan rangkaian pesta pernikahan Maula Akbar-Putri Karlina yang direncanakan berlangsung hingga malam.
Saat gerbang pendopo dibuka, massa menyerbu berebut masuk. Aparat keamanan lalu menutup sebagian gerbang pendopo masuk untuk mengantisipasi kericuhan di tempat makan. Namun, langkah tersebut tak cukup menahan desakan massa dari luar.
Sedangkan massa yang datang hampir dua kali lipat dari jumlah ketersediaan makanan. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia akibat berdesakan dan terinjak-injak. Selain itu, 30 orang pingsan dan luka-luka.
Baca juga; 3 Orang Tewas di Pesta Rakyat Anaknya, KDM: Saya Tidak Tahu Acara Itu!
"Kronologi awalnya, di pendopo disiapkan paket makanan gratis. Jumlahnya, informasi awal yang kami dapatkan adalah 5.000 pack. Masyarakat mengantre di luar pintu pendopo," kata Kabid Humas.
Sebelum acara dimulai, ujar Kombes Hendra, ribuan warga Garut dan luar derah sudah memadati kawasan pendopo. Mereka datang sejak pagi hari untuk menghadiri berbagai kegiatan rangkaian pesta pernikahan Maula Akbar-Putri Karlina yang direncanakan berlangsung hingga malam.
Saat gerbang pendopo dibuka, massa menyerbu berebut masuk. Aparat keamanan lalu menutup sebagian gerbang pendopo masuk untuk mengantisipasi kericuhan di tempat makan. Namun, langkah tersebut tak cukup menahan desakan massa dari luar.
Lihat Juga :