Begini Cara Napi Lapas Cipinang Kendalikan Prostitusi Anak, Korban Dijual Rp1,5 Juta

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Setelah disepakati antara pelaku dengan pemesan, pelaku menghubungi korban datang ke tempat yang dijanjikan untuk bisa berhubungan intim dengan pelanggannya. Setiap melayani tamu, korban dipatok Rp1,5 juta dengan catatan pemesan membayar uang DP dulu, sedangkan sisanya dibayarkan tunai pada korban usai berhubungan.

"50 persen diterima si anak dan 50 persen akan diterima pelaku yang ada di dalam lapas. Jadi pembayaran yang diterima rata-rata si anak sebagai korban sebesar Rp500 ribu-Rp750 ribu dalam satu kali melayani tamu," kata Herman.


Grup telegram bernama Open BO Pelajar Jakarta dibuat pelaku AN dengan nama palsu yakni Pretty Puspitasari, yang mana grup tersebut memiliki 102 pelanggan channel. Selain mendalami pelaku AN dan pelanggannya, polisi juga mendalami kemungkinan adanya anak di bawah umur lain yang menjadi korban prostitusi.

"Dua anak ini sebagian besar dari latar belakang keluarganya adalah keluarga broken home. Artinya, orang tuanya sudah antara bapak dan ibunya tidak bersama-sama dan anak ini sudah dilepas oleh orang tuanya, dia hidup sendiri. Jadi ini salah satu faktor juga yang membuat si anak tidak dalam pengawasan orang tua," ujar Herman.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lapas Cipinang Perkuat...
Lapas Cipinang Perkuat Sinergi dengan Bareskrim dalam Pengusutan Kasus Vape Etomidate
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Sinergi Lapas Cipinang-Polri...
Sinergi Lapas Cipinang-Polri Usut Dugaan Pelanggaran Vape Etomidate
Warga Binaan Rutan Cipinang...
Warga Binaan Rutan Cipinang Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Penindakan Korupsi Lebih...
Penindakan Korupsi Lebih Mahal dari Pencegahan, Ketua KPK: Negara Tanggung Biaya Narapidana
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved