Sosok Pejabat Kepercayaan Prabu Siliwangi Bantu Besarkan Kerajaan Pajajaran

Jum'at, 18 Juli 2025 - 08:07 WIB
loading...
Sosok Pejabat Kepercayaan...
Prabu Siliwangi memerintah di pemerintahan Pajajaran dengan bijak. Foto/Ist
A A A
Pajajaran muncul sebagai salah satu kerajaan besar dan berpengaruh di Pulau Jawa kala itu. Berlokasi di Pulau Jawa bagian barat, yang kini masuk wilayah Provinsi Jawa Barat, kerajaan ini menguasai beberapa jalur perdagangan dan pelabuhan strategis.

Prabu Siliwangi memerintah di pemerintahan Pajajaran dengan bijak. Tapi konon Prabu Siliwangi juga dibantu oleh seseorang kepercayaannya yakni Mangkubumi, yang merupakan jabatan penting di Pajajaran kala itu.

Perannya begitu penting untuk mengakomodasi beberapa stakeholder di Tanah Sunda serta wilayah kekuasaan Pajajaran. Jabatan strategis ini konon juga yang membantu Prabu Siliwangi mencapai kerajaan hingga disegani di seluruh Nusantara.

Baca juga: Kisah Prabu Siliwangi Naik Takhta usai Kalahkan Ratu Japura yang Terkenal Kesaktiannya



Jabatan Mangkubumi bertanggung jawab terhadap segala hal yang berhubungan dengan rakyat. Mulai dari nu mangganan, kemudian berturut-turut ke bawah dijumpai pejabat-pejabat yang disebut mantri dan wado.

Berdasarkan bahan-bahan yang ada di atas tersebut, barangkali dapat dijadikan susunan struktur Kerajaan Sunda pada masanya, mulai tingkat pemerintahan pusat, kekuasaan tertinggi berada di tangan raja. Pada pelaksanaan tugas, raja memiliki hak memberi perintah kepada Mangkubumi.

Mangkubumi memiliki hak membawahi pegawai - pegawai yang ada di bawahnya seperti nu mangganan dan wado, sebagaimana dikisahkan dari "Hitam Putih Pajajaran: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran". Namun siapa saja Mangkubumi yang pernah bertahta di Kerajaan Pajajaran, tak dijelaskan secara detail.

Di samping itu, ada putra mahkota yang tugasnya menggantikan kedudukan raja apabila raja meninggal dunia atau mengundurkan diri dari pemerintahan. Sementara ketika sang raja tidak memiliki putra mahkota, berarti ada raja daerah yang dipilih secara mufakat untuk menggantikan raja utama.

Dalam mengurus daerah- daerah yang begitu luas, raja memiliki perwakilan yang disebut raja daerah. Raja-raja daerah dalam melaksanakan tugas sehari-hari bertindak sebagai raja yang merdeka.

Ia memiliki hak membuat aturan daerah yang sesuai dengan keadaan masyarakatnya, tetapi mereka harus tetap mengakui bahwa raja utama adalah raja yang berada di Pakuan sebagai junjungan mereka. Biasanya setiap sebulan sekali, raja-raja daerah tersebut berkumpul ke Pakuan guna memberi laporan tentang keadaan daerahnya.

Sedangkan untuk mengurus masalah perniagaan di keenam bandarnya, raja memiliki perwakilan yang disebut syahbandar. Syahbandar memiliki tugas yang sama halnya raja, yakni menguasai dan mengatur bandar masing-masing. Aturan yang berlaku di bandar sesuai kebijakannya.

Nelayan, pedagang, calo, dan masyarakat yang mata pencahariannya di bandar harus mengikuti aturan syahbandar. Sistem yang seperti ini rupanya paling sesuai dengan kodrat kejayaan Kerajaan Pajajaran.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Ini Bukti Kuat Kenapa...
Ini Bukti Kuat Kenapa Wanita Sunda Cantik-cantik dan Bening-bening
Sejarah Kali Bekasi,...
Sejarah Kali Bekasi, Sungai Peninggalan Raja Purnawarman untuk Mengendalikan Banjir Kuno di Kerajaan Tarumanegara
Sejarah Bekasi, Peninggalan...
Sejarah Bekasi, Peninggalan Ibu Kota Kerajaan Tarumanegara Penguasa Bumi Nusantara Tahun 358 Masehi
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved